16 Orang Pencari Suaka di Bintan Tertular COVID-19

- Publisher

Kamis, 27 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 16 orang pencari suaka yang tinggal di Hotel Badra Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tertular COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan Gama AF Isnaeni di Bintan, Rabu, mengatakan dua dari 16 orang pencari suaka tersebut baru diketahui tertular COVID-19, Rabu 26 Mei 2021.

“Mulanya, pekan lalu, satu orang yang tertular COVID-19, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap 28 orang pencari suaka yang kontak dengan orang tersebut. Hasilnya, 13 orang dinyatakan positif COVID-19. Kemudian hari ini, bertambah dua orang lagi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cek Infrastruktur di Bintan, Cen Sui Lan Bagikan 150 Karung Beras ke Warga

Gama mengatakan mulai Rabu ini seluruh pencari suaka tidak dibenarkan keluar dari Hotel Badra. Pasien yang tertular COVID-19 diisolasi, dan diharapkan pengungsi lainnya tidak kontak dengan pasien tersebut.

“Akan dilalukan penelusuran secara mendalam. Paling tidak, kami gunakan tes usap antigen untuk mendapatkan hasil yang cepat,” ucapnya.

Sebelumnya, pencari suaka dibenarkan untuk keluar Hotel Badra karena mereka harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun waktu aktivitas mereka di luar Hotel Badra dibatasi.

BACA JUGA:  Ditpolairud Polda Kepri Ringkus Pengirim PMI Ilegal

“Ini agak sulit untuk ditelusuri karena pasien yang positif COVID-19 pun sempat keluar hotel untuk mencari makan,” ujarnya.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization For Migrantion) membutuhkan surat dari Satgas Penanganan COVID-19 Kepri untuk menjadi dasar dalam mengambil kebijakan agar dipersiapkan makanan dari dalam hotel.

“Kami sudah menyampaikan kepada pihak provinsi untuk segera melayangkan surat tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA:  Isu Stunting dan Optimalisasi Posyandu Akan Diperkuat di Bintan

Seorang pencari suaka, Al Zobier, yang mampu menggunakan Bahasa Indonesia, mengatakan seluruh pencari suaka yang tertular COVID-19 dalam kondisi baik.

“Mereka tanpa gejala. Kami juga heran kenapa ada COVID-19 di dalam tubuhnya,” ucapnya.

Al Zobier berharap makanan dapat disediakan untuk memenuhi kebutuhan pencari suaka, yang tidak dapat keluar Hotel Badra.

“Kami berharap, teman-teman kami yang tertular COVID-19 dapat dikarantina di tempat khusus untuk mencegah penularan COVID-19,” katanya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal
Menteri Trenggono Resmikan PT BIG di Kijang, Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Maritim Kepri Melesat
Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H
Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong
SNPDB MAN IC Batam 2026, Calon Siswa dari Bintan Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Siapkan Generasi Qur’ani, 620 Santri TPQ se-Bintan Timur Ikuti Munaqasah Tingkat Kecamatan
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:09 WIB

Menteri Trenggono Resmikan PT BIG di Kijang, Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Maritim Kepri Melesat

Senin, 9 Februari 2026 - 09:43 WIB

Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:43 WIB

Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:20 WIB

SNPDB MAN IC Batam 2026, Calon Siswa dari Bintan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Berita Terbaru