Minggu, 13 Juni 2021
1 Jun 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, saat ini dilengkapi Geleri Puan Jelita yang berada tepat di depan gerbang pintu masuk kantor DP3APM.

Peresmian wadah promosi produk kreatif perempuan di Tanjungpinang ini, dilakukan oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina bersama Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, Senin (31/5/2021).

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menyambut baik keberadaan galeri krearif di Kota Tanjungpinang. Galeri ini bisa menjadi tempat untuk menampung seluruh produk UKM dan IKM bergabung menjadi satu.

Ia mengakui, banyak hal yang kita temui di lapangan, mereka punya produk, tetapi tidak ada tempat. Dengan adanya galeri ini adalah wadah yang memberikan kesempatan untuk mereka mengembangkan usaha-usaha di bidang UKM dan IKM.

“Kalau di Tanjungpinang sudah banyak tempat seperti ini, saya rasa ketahanan ekonomi keluarga di masa pandemi ini bisa terbantu melalui pengembangan UKM,” ucapnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan penguatan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan penting dilakukan dengan memaksimalkan potensi perempuan untuk mengerakkan roda perekonomian.

“Perempuan yang berdaya saing di bidang ekonomi sangat berperan penting, tidak hanya bagi negara, tetapi juga bagi ketahanan keluarga,” ucapnya.

Rahma menilai perempuan memiliki karakter telaten, mandiri, dan pantang menyerah, tentu dapat menjadi potensi sebagai modal utama bagi perumpuan untuk menjadi wira usaha yang sukses dan berdaya.

Apalagi bagi para perempuan milineal khususnya kota Tanjungpinang yang mempunyai sifat dinamis, optimis, dan penuh semangat kerja

Untuk itu, Rahma mendukung penuh berdirinya galeri puan jelita ini. Galeri ini sebagai wadah kreatifitas perempuan Kota Tanjungpinang.

Melalui galeri ini, dapat kita promosikan berbagai hasil kerajinan unggulan kepada masyarakat luas sebagai produk kebanggaan, khsusnya masyarakat Tanjungpinang

“Saya yakin dan percaya ibu-ibu bisa membawa ide-ide pemikiran kreatif dan inovatif. Dengan adanya galeri ini tentunya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

Sebelumnya, Kepala DP3APM Rustam mengatakan galeri puan jelita ini memiliki koleksi produksi hasil kreativitas yang bermacam ragam, diantaranya produk tudung manto, kerajinan, dan batik, yang dibuat pengrajin binaan DP3APM.

“Kita ada sekitar 20 pengrajin, 10 tingkat mahir dan 10 tingkat dasar yang sudah berkretivitas. Mereka memerlukan wadah untuk memperkenalkan karya-karyanya, maka itu, kita siapkan galeri ini,” ucap Rustam.

Rustam mengatakan, pemberian nama puan jelita ini diambil dari kata perempuan menjelang 50 tahun. Pada usia tersebut, perempuan berada pada puncak kematangannya, baik secara fisik dan psikologis.

“Diharapkan menjelang usia 50 tahun perempuan dapat terus memancarkan cahayanya dengan terus berkreasi. Kami masih membuka peluang bagi ibu-ibu dan pengrajin lainnya dalam galeri ini dalam rangka membantu promosikan hasil kreativitasnya,” tuturnya.

Rustam berharap, ke depan, galeri ini dapat menjadi kontribusi yang besar bagi peningkatan ekonomi dan dapat menjadi ajang promosi produk-produk lokal Tanjungpinang, khusunya produk-produk yang dihasilkan kaum perempuan. (ET)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x