Sering Dibully, Rekan Kerja Dihujam Pisau Hingga Tewas di Bengkong Telaga Indah

- Admin

Minggu, 13 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – HH (41), menghujamkan senjata tajam (Sajam) jenis pisau sebanyak tiga kali ke arah dada sebelah kiri dan lengan kanan korban Z (48) sehingga membuat korban tewas saat menuju ke rumah sakit.

Kejadian pembunuhan yang diawali dengan penikaman ini terjadi di wilayah Bengkong Telaga Indah Blok K2, Nomor 33-35, RT 06/RW 018, Kelurahan Bengkong Sadai, Batam, pada Sabtu (12/6/2021) siang.

Kejadian itu membuat warga sekitar heboh dikarenakan pelaku dan korban adalah merupakan rekan satu kerja di tempat pembuatan mabel atau furniture tersebut.

Baca Juga:

Bengkong Telaga Indah Geger, Pria Ditikam Hingga Meninggal Dunia

Penikaman di Bengkong Telaga Indah, Ini Kata Warga

Menurut informasi dari pihak kepolisian Polsek Bengkong, pelaku merasa sakit hati lantaran sering menjadi korban perundungan karena pelaku menumpang tinggal di tempat kerja korban.

“Sakit hati karena dia ini (pelaku) sering di-bully. Selama ini tidak ada masalah, dibiar-biarkan saja sama mereka. Orangnya ini dingin dan santai saja (pelaku), dia kerja di situ cuman bantu-bantu borongan saja. Mungkin dia merasa diasingkan gitu, jadi sakit hati merasa disisihkan,” kata Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong, Aipda Rio Adrian, Sabtu (12/6/2021) sore.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Dasar, Amsakar–Li Claudia Ajak Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga Bersinergi Majukan Batam

Lanjut Rio, kejadian bermula sekira pukul 11.30 WIB, saat itu korban sedang bekerja, kemudian pelaku mendatangi saksi pertama sambil memegang pisau ke arahnya dan berkata “Kalian cari makan baik-baik”. Selanjutnya pelaku keluar dan mendatangi korban yang tengah bekerja.

“Saksi pertama ini melihat pelaku masih membawa pisau tadi. Ketemulah antarpelaku dan korban, terus pelaku bilang ‘kamu cari makan baik-baik’ dan seketika dijawab sama korban, ‘emang kenapa rupanya?’ Dan seketika pelaku langsung menusukan pisau yang dibawa ke arah korban sebanyak 3 kali, mengenai dada sebelah kiri dan lengan kanan korban,” beber Rio.

Baca Juga :  Rudi Perkenankan Pembelajaran Tatap Muka, Asal...

Sehubungan korban sudah berlumuran darah, masih kata Rio, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian (TKP). Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh saksi pertama untuk mendapatkan pertolongan, namun sebelum tiba di rumah sakit, saat dalam perjalanan, korban sudah meninggal dunia.

Usia melakukan penikaman, pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian bekerjasama dengan pihak keamanan setempat (sekuriti) di Cahaya Garden kurun waktu satu jam setelah menusuk korban.

Kejadian peristiwa penganiayaan hingga berujung menewaskan nyawa seseorang itu tengah ditangani serius oleh jajaran Polsek Bengkong. Pelaku saat ini sudah diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bengkong guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus ini masih kita tangani dan kita lakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” ujarnya.

Terpisah, ditemui di ruangannya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkong, AKP Bob Ferizal, membenarkan adanya kejadian penikaman yang berujung meninggal dunia salah seorang karyawan mebel tersebut.

Baca Juga :  Yusril Koto Dilaporkan ke Polda Kepri, Ini Masalahnya

“Benar. Hari Sabtu, sekira pukul 11.30 WIB, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Namun, tidak menutup kemungkinan, setelah hasil dari pemeriksaan, bisa mengarahkan ke pembunuhan yakni Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP),” kata AKP Bob.

Untuk sementara, kata Bob, pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

“Sudah kita amankan kurang dari satu jam setelah pelaku menikam korban. Begitu kejadian, kemudian anggota unit Reskrim Polsek Bengkong langsung ke TKP. Berdasarkan informasi dari saksi-saksi yang ada di TKP, pelaku lari ke arah belakang Cahaya Garden. Kemudian ditelusuri, dan ditemukanlah pelaku dilokasi tersebut. Pelaku ini kita tangkap di jalan, sudah kita amankan, warga juga ikut bantu kita,” tandasnya. (IS)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB