Senin, 26 Juli 2021
17 Jun 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Kepulauan Anambas memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Komoditas pertanian unggulan berupa cengkih dan pala tergolong berkualitas tinggi.

Salah satu kebun milik petani bernama Jonggar di Kepulauan Anambas digunakan juga sebagai tempat pembibitan dan penangkaran pala yang mendapatkan sertifikasi pohon induk terpilih sebagai penyedia bibit pala seluruh Indonesia dengan kualitas unggulan. Kebun tersebut ditanami pala seluas 10 hektar untuk tanaman cengkeh seluas 15 hektar.

“Produksi pala bisa mencapai sekitar 6 ton pertahun, sedangkan cengkeh mencapai sekitar 8 ton pertahun untuk berat kering,” ujar Jonggar, Senin (14/6/2021).

Jonggar juga memproduksi berbagai jenis minyak atsiri seperti minyak pala, minyak cengkeh, dan minyak sereh wangi dengan kualitas yang cukup baik. Dengan melihat produk pala dan cengkeh serta produk turunannya berupa minyak atsiri, terbuka luas potensi untuk mengekspor produk tersebut. Namun terkendala kurangnya informasi ketersediaan pasar, sulitnya akses transportasi, serta jumlah produksi yang masih belum mencukupi.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Marina Ginting berkomitmen untuk mendukung peningkatan produksi komoditas cengkeh dan pala, dalam hal ini dapat dilihat dari program pengadaan benih pala dan cengkeh kepada masyarakat.

“Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas berkomitmen mensejahterakan petani dengan pengembangan tanaman cengkeh dan pala,” ujar Marina.

Karantina Pertanian Tanjungpinang, secara rutin mengirim tim menuju Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengidentifikasi potensi pertanian dalam rangka mendukung kegiatan Konstratani. Dalam hal ini, Karantina Pertanian Tanjungpinang juga menjalin Kerjasama dengan dinas terkait seperti Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dengan cara mendukung penuh potensi ekspor.

Salah satunya melalui program GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor). Harapanya dengan terjalin Kerjasama antara Karantina Pertanian Tanjungpinang, Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, dan petani produksi bisa meningkat dan pasar bisa semakin terbuka luas.

Di tempat terpisah Raden Nurcahyo Nugroho selaku Kepala Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang menyampaikan Karantina Pertanian Tanjungpinang bersama instansi terkait berkomitmen bersama-sama memajukan pertanian, mencari solusi pemasaran, dan meningkatkan ekspor. (RM)

4.5 2 votes
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Populer

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x