Vaksinasi Ibu Hamil dan Anak 12-17 Tahun di Kepri Dimulai Juli

- Admin

Kamis, 1 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan vaksinasi bagi ibu hamil, menyusui serta anak usia 12 – 17 tahun di daerah tersebut mulai dilaksanakan pada Juli.

“Jenis vaksin yang digunakan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak adalah Sinovac,” kata Gubernur Ansar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis 1 Juli 2021.

Ansar meminta dalam dua hari ke depan Dinas terkait sudah selesai melakukan pendataan, kemudian melakukan rasionalisasi jumlah vaksinator yang diperlukan.

Baca Juga :  Pekan Vaksinasi Hari Jadi Kepri digelar, Ansar Minta Target 40.000 Dosis per Hari

Sesuai data, kata dia, jumlah penduduk di Kepri dengan usia 12 sampai 17 tahun sebanyak 227.664 orang, dengan rincian 117.663 orang laki-laki dan 110.001 orang perempuan.

Menurut dia sasaran awal adalah anak sekolah yang berada dalam usia tersebut. Sehingga perlu adanya pemetaan dari Dinas Pendidikan tingkat kabupaten dan kota, serta Kanwil Kemenag yang membawahi sekolah madrasah.

“Begitu juga pemetaan untuk ibu hamil dan menyusui oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  20 Pelaku Usaha Dibekali Cara Mengolah Ikan yang Baik, Wako Rahma Harapkan Bisa Jadi Pengusaha Besar

Lanjutnya, vaksinasi ini rencananya dimulai pada 5 Juli 2021 di sekolah saat pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna.

Gubernur yakin jika efektif, maka pelaksanaan vaksinasi anak sekolah akan tuntas dalam 20 hari.

Ia juga berharap vaksinasi ini tidak sampai mengganggu proses vaksinasi bagi masyarakat umum yang saat ini masih berjalan.

“Juga agar screening betul-betul dilakukan secara ketat terhadap ibu hamil dan menyusui sebelum dilakukan vaksinasi,” demikian Ansar.

Baca Juga :  Tanjungpinang Banjir, Satgas Lantamal IV Diterjunkan Guna Evakuasi Warga

Secara terpisah, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Eni Gustina menyampaikan latar belakang dilaksanakannya vaksinasi ini adalah kasus kematian ibu dan bayi yang meningkat akibat fokus rumah sakit terhadap COVID-19.

Kemudian disusul jumlah dokter spesialis obsgyn yang meninggal akibat COVID-19 menempati urutan kedua berdasarkan profesi kedokteran.

“Belakangan ini, ternyata terdapat satu anak yang terpapar dari 8 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dengan 50 persen di antaranya meninggal dunia” ujarnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru