Air Kelapa Hijau Sembuhkan Covid-19? Cek Disini Faktanya

INIKEPRI.COM – Lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi membuat banyak orang di Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk meringankan atau memulihkan kondisi tubuh semasa dijangkit virus corona. Diantaranya adalah air kelapa ijo.

Benarkah air kelapa ini dapat digunakan untuk mengobati pasien Covid-19? Berikut penjelasan dokter…

Menurut dr. Raissa E. Djuanda, M.Gizi, SpGK dari rumah sakit MMC, Jakarta, air kelapa ijo asli memang mengandung manfaat yang bagus untuk tubuh. Karena di dalamnya mengandung mineral, kalsium, asam amino, vitamin A, B dan C yang bagus untuk tubuh.

Mengonsumsinya, menurut dr. Raissa bisa mencegah dehidrasi dan menurukan risiko penyakit jantung. Akan tetapi, dr. Raissa menyebut belum ada penelitian yang menyebutkan air kelapa ijo bisa mengobati covid. Melainkan bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh karena mengandung banyak vitamin dan mineral.

dr. Raissa menuturkan, kalaupun saat isolasi mandiri ataupun di tengah pandemi banyak masyarakat yang ingin mengonsumsi air kelapa ini, lebih baik memilih yang asli. Tanpa tambahan gula dan pemanis buatan.

Air Kelapa Hijau Bukan Obat

Dokter spesialis gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Saptawati Bardosono mengatakan bahwa air kelapa ini bukanlah obat. “Bukan obat karena belum ada penelitian tentang berapa dosis dan kapan harus diminumnya,” kata Saptawati atau yang kerap disapa Tatik.

Tatik mengungkapkan bahwa air kelapa ini mengandung 90 persen air dan mineral. Dikatakan dia, kandungan mineral dalam air kelapa dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi tertentu saat diminum bersama obat lain.

Oleh karena itu, Tatik pun tak menganjurkan ketika sedang mengonsumsi obat lalu dibarengi dengan minum air buah kelapa. “Jangan diminum bersamaan, artinya minum obat dengan air putih biasa dulu dan beri jeda sekitar satu jam atau lebih untuk kemudian bisa konsumsi kelapa ijo,” tutur Tatik.

Kendati demikian, hal ini tak berarti konsumsi air buah kelapa sepenuhnya dilarang. Pasalnya, menurut Tatik, air buah ini mengandung antioksidan dan asam amino yang dapat membantu meningkatkan kadar antibodi.

“Peran antioksidan dari kandungan vitamin C-nya. Karena adanya kandungan mineral maka sebaiknya cukup satu-dua kali sehari saja,” pungkas Tatik. (RWH/HOPS)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!