Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

- Publisher

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat meninjau lokasi pembangunan di Belitung Timur. Foto: Kemendiktisaintek

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat meninjau lokasi pembangunan di Belitung Timur. Foto: Kemendiktisaintek

INIKEPRI.COM – Pemerintah terus mempercepat pembangunan program SMA Unggul Garuda sebagai bagian dari strategi nasional dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing global sumber daya manusia Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa program ini merupakan kebijakan strategis yang lahir dari visi Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh anak bangsa, termasuk dari keluarga kurang mampu, dapat mengakses pendidikan unggul.

“Setiap detail pembangunan ini memiliki dampak jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita. SMA Unggul Garuda diperuntukkan bagi siswa dari berbagai latar belakang, terutama yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi,” ujar Stella saat meninjau lokasi pembangunan di Belitung Timur, Rabu (29/4/2026).

BACA JUGA:  Perokok Wajib Baca! Ini Daftar Harga Rokok di 2021

SMA Unggul Garuda dirancang sebagai sekolah negeri berasrama dengan skema beasiswa penuh pada tahun pertama operasional. Program ini mencakup biaya pendidikan dan asrama selama tiga tahun masa studi. Pada tahun-tahun berikutnya, sedikitnya 80 persen siswa tetap akan mendapatkan dukungan beasiswa.

Skema tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus membuka peluang mobilitas sosial yang lebih luas bagi generasi muda.

Pelaksanaan program dilakukan melalui dua pendekatan, yakni pembangunan sekolah baru dan transformasi sekolah yang telah ada. Dalam satu tahun implementasi, pendekatan transformasi menunjukkan hasil signifikan. Sebanyak 330 siswa berhasil diterima di 100 perguruan tinggi terbaik dunia, termasuk Universitas Oxford.

BACA JUGA:  Ramalan BMKG, Cuaca saat Pemilu 2024 Dinamis

Capaian ini menjadi indikator awal meningkatnya daya saing global pelajar Indonesia, sekaligus menegaskan efektivitas kebijakan pendidikan yang berorientasi pada hasil.

Dalam kunjungannya, Stella juga meninjau progres pembangunan berbagai fasilitas utama, mulai dari gedung akademik, perpustakaan, hingga asrama putra dan putri yang kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Proyek ini diawasi secara intensif melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan kegiatan belajar dapat dimulai sesuai jadwal.

Langkah percepatan pembangunan ini selaras dengan arah kebijakan “Diktisaintek Berdampak” yang menekankan kontribusi nyata pendidikan tinggi, sains, dan teknologi terhadap kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.

BACA JUGA:  Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan Pangan hingga Juni 2024

Selain itu, proses seleksi siswa yang tengah berlangsung mencerminkan komitmen pemerataan akses, dengan peserta terbaik berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan.

Pemerintah pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan SMA Unggul Garuda di Belitung Timur serta mendorong dukungan berkelanjutan dari masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga melahirkan generasi unggul yang mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia di kancah global.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Berita Terbaru