Selama PPKM, Aktivitas Perekonomian di Tanjungpinang Berjalan Normal

- Admin

Rabu, 21 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Aktivitas perekonomian di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau, Kota Tanjungpinang, berjalan normal pada hari pertama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu 21 Juli 2021.

Dilansir dari ANTARA, Surjadi, Koordinator Lapangan Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang, mengatakan aktivitas perekonomian tetap berjalan seperti biasa, namun para pelaku usaha harus menaati peraturan yang ditetapkan dalam pelaksanaan PPKM.

Untuk kegiatan usaha esensial seperti swalayan, pasar dan SPBU tetap buka, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Pemilik usaha swalayan dan pengelola pasar harus mencegah agar tidak terjadi kerumunan masyarakat.

Baca Juga :  BPS: Kepri Alami Deflasi Seiring Turunnya Harga Komoditas Pangan

Sementara untuk pemilik kedai kopi, restoran dan rumah makan cepat saji diperbolehkan membuka usahanya, namun tidak menyediakan meja dan kursi. Pedagang hanya diperkenankan menjual makanan dan minuman dengan cara membungkusnya untuk pembeli.

Baca Juga :  APBD Provinsi Kepri 2021 Alami Defisit Rp518 Miliar

Pembeli tidak boleh makan dan minum di kedai kopi, restoran maupun rumah makan cepat saji.

“Ini semata-mata untuk mencegah terjadi penularan COVID-19 di kedai kopi dan rumah makan,” ucapnya, yang juga Kepala Bappeda Tanjungpinang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan pihaknya mendukung upaya Pemkot Tanjungpinang dalam melaksanakan PPKM Darurat 12-20 Juli 2021, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden Joko Widodo menjadi PPKM hingga 25 Juli 2021.

Baca Juga :  Puluhan Pemuda Ikuti Kegiatan Milenial Wak, Literasi Digital, Public Speaking dan Business Class

Upaya yang dilakukan Pemko Tanjungpinang tidak hanya semata-mata memutus rantai penularan COVID-19, melainkan tetap harus menjaga stabilitas roda perekonomian.

“Pedagang harus bertransformasi dari sistem tradisional dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, seperti media sosial untuk memasarkan dan menjual produknya. Saya pikir ini sudah dilakukan pedagang, meski belum semua,” tuturnya. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru