INIKEPRI.COM – Gedung Asrama Haji Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, sejak Rabu (21/7/2021) pagi dikerumuni warga yang menunggu antrean warga untuk divaksinasi.
Lantaran stok vaksin yang terbatas, timbul keributan antara petugas dan warga.
Warga merasa kecewa karena pelaksanaan vaksinasi tidak sesuai dengan harapan.
Yono, salah seorang warga Tanjungpinang, mengaku telah tiga kali ke Asrama Haji, tetapi hingga hari ini belum juga mendapatkan giliran, karena ketersediaan stok vaksin yang terbatas.
Pun begitu juga dengan puluhan warga lainnya, yang ingin divaksinasi dosis pertama juga harus meninggalkan Asrama Haji karena stok vaksin pertama sejak pekan lalu sudah habis.
Padahal, mereka sudah menunggu berjam-jam di Asrama Haji yang ditetapkan Pemprov Kepri sebagai salah satu pusat vaksinasi di Tanjungpinang.
“Kami tidak mendapat vaksin setelah menunggu berjam-jam untuk mendapatkan nomor antrean. Akhirnya, juga tidak mendapat giliran untuk divaksinasi,” ucapnya, dilansir dari ANTARA.
Petugas kepolisian dan panitia pelaksana vaksinasi kewalahan menjelaskan kepada warga untuk meredakan ketegangan tersebut. Namun, warga terlanjur kecewa.
“Seharusnya disampaikan sejak awal, jadi kami tidak perlu menunggu lama,” kata Irda, salah seorang warga kepada petugas.
Setengah jam setelah ketegangan itu terjadi, anggota polisi dan Satpol PP baru datang ke Asrama Haji untuk mengurai kerumunan massa. Namun, saat itu warga perlahan-lahan sudah meninggalkan lokasi vaksinasi.
Salah seorang panitia vaksinasi COVID-19 Asrama Haji, Raja Dina mengatakan, jumlah vaksin yang tersedia di Asrama Haji tidak mencukupi. “Sebenarnya, yang menjadi kendala itu hanya jumlah vaksin yang tidak cukup,” ujar Dina.
Hari ini, menurut dia, jumlah vaksin dosis kedua yang tersedia di Asrama Haji hanya 200 dosis dengan rincian 100 dosis AstraZeneca dan 100 dosis Sinovac. (ET/ANTARA)

















