Cerita Dokter Soal Pengalaman Setelah Disuntik Vaksin Sinovac Vs Moderna

- Admin

Minggu, 22 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: AFP/Mario Tama)

(Foto: AFP/Mario Tama)

INIKEPRI.COM – Belum lama ini, viral cerita tenaga kesehatan (nakes) di TikTok yang menceritakan pengalamannya setelah disuntik vaksin Moderna dan merasakan efek samping lebih ‘nendang’ dibanding jenis vaksin COVID-19 lain.

Hal serupa juga dialami dokter spesialis penyakit dalam dr Andi Khomeini Takdir, atau akrab disapa dr Koko.

Ia mengaku juga merasakan gejala yang lebih berat setelah disuntikkan vaksin Moderna. Setelah disuntik vaksin Sinovac gejala yang dirasakan dr Koko, seperti mengantuk, lapar dan sempat menggigil 1 sampai 2 hari setelah suntik dosis 2 Sinovac.

Baca Juga :  Awas! Ini Bahaya Mengonsumsi Ikan Hasil Pengeboman

“Nah kalau di Moderna itu saya merasakan memang gejalanya berasa lebih berat ya dan lebih beratnya itu dalam konteks, badan itu rasanya senut-senut, ngilu. Memang levelnya di atas dari yang saya rasakan pada saat disuntik Sinovac,” ungkap dr Koko seperti ditulis laman DETIK.COM, Jumat (20/8/2021).

Lebih lanjut, dr Koko menjelaskan hal ini terjadi sebab ada perbedaan platform atau cara pembuatan antara vaksin Sinovac dan Moderna. Vaksin Sinovac terbuat dari virus yang sudah dimatikan, sedangkan vaksin Moderna dan Pfizer menggunakan teknologi mRNA.

Baca Juga :  Kondom Populer Jadi Alat Kontrasepsi, Diambil dari Nama Penemunya

“mRNA ini adalah semacam asam inti dari virus tersebut, jadi dia tidak menyertakan seluruh komponen virus yang sudah mati, tapi dia hanya spesifik ke kode sandi dari virus tersebut, kayak passwordnya gitulah,” papar dr Koko.

Selain itu, ia menegaskan bahwa efek samping dari vaksin atau disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) bukan hal normal terjadi pada setiap orang, meski banyak terjadi. Efek samping yang dirasakan seseorang harus dilaporkan ke Komnas KIPI agar program vaksinasi lebih aman.

Baca Juga :  Tak Sekadar Manis, Ini 8 Manfaat Mangga untuk Kesehatan Tubuh

“Jadi hal seperti ini [efek samping vaksinasi] harusnya tersimpan dalam database kita secara nasional dalam pantauan Komnas KIPI itu yang harus dielaborasi supaya semua orang menjadi lebih safe dalam program vaksinasi ini,” kata dr Koko.

Apakah boleh seseorang mendapatkan vaksin yang berbeda antara vaksin dosis 1 dan 2?

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Berita Terbaru