Tanpa Ronaldo, Juventus Bisa Apa?

Sudah jatuh tertimpa tangga,
Peribahasa ini layak disematkan kepada Juventus,
Klub sepakbola yang katanya Raja Italia…

INIKEPRI.COM – Selain fans Arsenal, saat ini kesakitan teramat dalam juga dirasakan oleh para pendukung Juventus. Ya, sakitnya mungkin bisa berlipat ganda.

Baru saja fans Si Nyonya Tua -julukan Juventus- terkejut dengan saga transfer pemain terbaik mereka, Cristiano Ronaldo yang kembali pulang ke rumah lamanya, Manchester United.

Tadi malam, Sabtu 28 Agustus 2021, Juventus tumbang kala menjamu jawara Serie-B Empoli di Allianz Stadium, dalam giornata kedua liga Italia, dengan skor tipis 0-1. Walau tipis, tetap saja ini kekalahan. Bukan begitu?.

Bayangkan, baru saja kehilangan sang mega bintang, lalu kalah oleh tim promosi, iya sekelas tim promosi yang nilai total pemainnya hanya seujung kuku dari Juventus. Sakit bukan main!

Tanpa disadari, mau diakui atau tidak diakui, sejak kedatangan CR7 -julukan Cristiano Ronaldo- dari Real Madrid, Juventus menjadi sangat bergantung oleh sosoknya. Ronaldosentris, kalau boleh meminjam sebuah istilah.

Kehadiran CR7 di lapangan selain menjadi tumpuan gol, juga menjadi penyemangat bagi tim secara keseluruhan. Suka tidak suka, itulah fakta jika dilihat statistik Juventus, meski boleh saja, Juventini -sebutan fans fanatik Juventus- mengatakan, tanpa CR7, Juventus sebelumnya juga sudah mendominasi liga Italia, tanpa perlawanan berarti dari penghuni liga lainnya.

Iya, andaikan kita meng-iya-kan, tapi goresan benang merah juga ketara, sejak CR7 datang, disamping tim lawan juga mulai berbenah, CR7 juga menjadi tumpuan Juventus sejak waktu itu.

Kembali ke transfer CR7 yang terjadi begitu cepat, saat ia sukses didaratkan kembali oleh sang agen Jorge Mendes ke Setan Merah -julukan Manchester United-, sebagian besar Juventus merasa jumawa, bahkan sombong, mereka berkata, “Tanpa Cristiano, Juventus tetaplah Juventus,” kata mereka, di beberapa grup media sosial Juventus. Angkuh? Bisa saja kita sebut, tapi pernyataan itu mungkin karena mereka dalam kelabilan emosi karena kehilangan Ronaldo.

Okay baiklah, jika para fans Juventus tetap menyangkal hal itu, dengan lini serang yang kata mereka bisa dikatakan cukup dalam, setidaknya Juventus yang dilatih kembali oleh Massimiliano Allegri, tentu dapat saja memenangkan pertandingan dengan mudah saat bersua Empoli.

Allegri yang dikenal sebagai Mr. Backpass, dalam setiap laga, pada pertandingan itu, para pemain Juventus dibawah perintahnya banyak memainkan bola-bola crossing.

Celetukan fans Juventus di Twitter, bahkan me-roasting skema yang dipertontonkan, “Emangnya McKennie bisa terbang seperti Ronaldo di depan gawang?,” tulis seorang fans Juventus di Twitter.

Bayang-bayang Ronaldo masih memendam di benak setiap fans, tak aneh karena pria asal Madeira itu sukses mencetak sebanyak 101 gol selama berkostum hitam putih.

Entah seperti apa penderitaan yang dialami Juventini saat ini, kehilangan mesin gol dan kalah pula, dengan hanya mengumpulkan sebiji poin dari dua laga. Kalau boleh meminjam lirik lagu Wali dan Fitri Carlina yang berjudul Sakit Tak Berdarah, rasanya cocok menggambarkan suasana hati para Juventini.

Beginikah rasanya sakit tak berdarah
Tak kusangka begitu hebatnya
Ini lebih pedih
Ini lebih perih….

Lalu, dengan musim yang baru saja berlalu dengan dua laga, dan pergerakan transfer yang hanya tersisa hitungan jam, Juventus dikabarkan kembali memulangkan Moise Kean guna menggantikan CR7.

Mampukah Kean juga Morata hingga Chiesa menggantikan peran krusial Ronaldo? Setampuk harapan mungkin ada pada mereka, disamping terbesit keinginan terbesar para Juventini memiliki pelatih bukan sekaliber Allegri.

Terus, kalau tanpa Ronaldo seperti ini, Juventus bisa apa?

(Penulis adalah seorang Fans Manchester United)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!