Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang

- Publisher

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Kelud saat berlabuh di Pelabuhan Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Kapal Kelud saat berlabuh di Pelabuhan Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam mulai menyiapkan langkah baru untuk mengendalikan arus pendatang yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penerapan kartu sementara bagi warga yang datang ke Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan wacana tersebut muncul setelah diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Administrasi Kependudukan Tahun 2026.

Regulasi baru tersebut menggantikan Perda Kota Batam Nomor 2 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran dan Pengendalian Penduduk yang sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.

BACA JUGA:  Mantap, Beberapa Pulau di Kota Batam Dikembangkan Untuk Pariwisata

Menurut Amsakar, aturan lama dihapus karena dinilai menimbulkan perlakuan berbeda terhadap sesama warga negara Indonesia.

“Karena kita menjadi bagian dari NKRI, tentu harus ada perlakuan yang sama terhadap warga negara,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Meski demikian, Pemerintah Kota Batam menilai tetap diperlukan instrumen yang lebih adaptif untuk mengelola arus migrasi ke kota industri tersebut.

Data pemerintah menunjukkan jumlah pendatang ke Batam sepanjang tahun lalu bertambah lebih dari 17 ribu jiwa.

Peningkatan ini dinilai berpotensi memberi tekanan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari listrik, air bersih, hingga lapangan kerja.

BACA JUGA:  Persoalan 7 Kampung Tua Batam Selesai, Hore!

“Kami sedang mempertimbangkan kebijakan yang sifatnya menggunakan kartu sementara,” kata Amsakar.

Menurutnya, persoalan migrasi ke Batam juga telah disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai salah satu isu strategis yang membutuhkan perhatian khusus.

Sebagai kota industri dan investasi, Batam tetap terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mencari pekerjaan maupun peluang ekonomi.

Namun, Amsakar berharap para pendatang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri agar mampu bersaing di dunia kerja.

BACA JUGA:  Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad : Pendidikan Faktor Pendukung Daya Saing SDM

“Silakan warga datang ke Batam, tapi harapan kami mereka memiliki skill. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Ia menambahkan, penataan administrasi kependudukan sangat penting agar data penduduk lebih akurat dan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan publik yang tepat sasaran.

Menurutnya, data yang valid juga menentukan efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menyediakan layanan kepada masyarakat.

“Kalau terus-terusan tidak terkendali, maka sulit bagi kita untuk mendesain kebijakan yang terbaik,” tutup Amsakar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru