Warga Diimbau BP Batam Untuk Hentikan Penambangan Pasir Dekat Waduk

- Admin

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam, Kepulauan Riau mengimbau kepada warga untuk menghentikan kegiatan penambangan pasir di sekitar waduk agar tidak merusak ketersediaan air bersih.

“BP Batam mengimbau masyarakat untuk menghentikan kegiatan serupa atau kegiatan ilegal lainnya di sekitar waduk agar ketersediaan air waduk tetap terjaga,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, dilansir dari ANTARA, Selasa 31 Agustus 2021.

Baca Juga :  Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok Merangkak Naik, Serlina Gultom: Pemko Batam Harus Cepat Mengatasi

BP Batam mengingatkan waduk merupakan satu-satunya sumber air bagi seluruh penduduk Batam. Selain itu, waduk merupakan sumber kehidupan dan kebutuhan vital di Batam sehingga pemeliharaan waduk tidaklah mudah

“Bukan perihal berapa nilai atau materi atau sejumlah dana yang akan digelontorkan guna menjaga waduk tetap layak, tapi juga usaha petugas dan BP Batam menjaganya dari kerusakan yang ditimbulkan oleh pihak tertentu, sebut saha para penambang pasir,” katanya

Baca Juga :  Terjadi Dua Kali Dalam Sehari, Kawanan Begal Resahkan Warga Sei Beduk

Ia mengatakan penambangan pasir yang terjadi di waduk-waduk Kota Batam berbahaya bagi ketahanan dan usia waduk.

Keberadaan tambang pasir di sekitar waduk juga bisa menyebabkan sedimentasid dan menurunkan kualitas air baku. Terutama saat hujan turun. Pasir yang telah ditambang akan mengalir ke waduk dan menjadi lumpur.

Baca Juga :  Persekutuan Doa BP Batam Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Selain mempengaruhi air baku, aktivitas penambangan pasir ilegal juga menyebabkan air di pesisir pantai menjadi kotor dan keruh.

“Untuk menjaga umur waduk dari sedimentasi penambang pasir, BP Batam melakukan patroli setiap hari,” tutup Ariastuty Sirait. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB