Batam Belum Buka Sekolah Tatap Muka, Meski PPKM Level 3

- Publisher

Rabu, 8 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Meski angka penularan COVID-19 terus melandai dan kini berstatus PPKM level 3, Pemerintah Kota (Pemko) Batam Kepulauan Riau, belum mengizinkan siswa didik untuk bersekolah tatap muka.

“Walaupun regulasi sudah memungkinkan sekolah tatap muka, tapi kebijakan kami di daerah, kami putuskan belum,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dikutip dari ANTARA, Selasa 7 September 2021.

Sesuai instruksi Mendagri, Batam menerapkan PPKM level 3. Dalam aturan itu, kegiatan belajar mengajar tatap muka sudah diperbolehkan.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Kunjungi Mako Lantamal IV, Perkuat Sinergi Dukung Pemberdayaan Maritim

Pemko Batam, jelas Amsakar sengaja mengambil kebijakan menunda belajar mengajar tatap muka, sebagai upaya pemerintah melindungi anak-anak agar tidak tertular COVID-19, dan terjadi peningkatan kasus kembali.

“Kami memutuskan, sampai vaksin pelajar 100 persen,” kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga kini tercatat 75 persen pelajar telah divaksinasi COVID-19.

Amsakar meminta masyarakat memahami kebijakan yang diambil, untuk kebaikan seluruh pihak.

BACA JUGA:  TMMD ke-125 di Batam Rampungkan Jalan 1,5 Km dan 6 Gorong-Gorong, Warga Sambau Rasakan Manfaatnya

“Kami ingin jangan sampai ada gelombang berikutnya yang membuat panik. Batam sudah pengalaman dua kali lonjakan COVID-19 dengan grafik melejit,” kata dia.

Sebenarnya, kata dia, apabila merujuk pada perkembangan COVID-19 di Batam, semestinya diterapkan PPKM level 2. Namun, karena instruksi Mendagri berlaku keseluruhan di seluruh Kepri, maka diberlakukan PPKM level 3.

“Yang mau kami ditekankan, agar masyarakat serta tokoh, seluruh pemangku kepentingan bahu membahu,” kata dia.

BACA JUGA:  Stop! Buang Sampah Sembarangan dan Kurangi Penggunaan Plastik

Penanganan COVID-19 di Batam tinggal sedikit lagi. Saat ini tersisa 50 orang yang dirawat di rumah sakit, dan hanya sekitar 100 orang yang masih aktif COVID-19.

Sebaran COVID-19 di beberapa kecamatan juga semakin berkurang. Beberapa di antaranya sudah berzona kuning.

“Kita akan bisa keluar dari persoalan ini. Masyarakat jangan sampai abai, lalai, sehingga membuat tingkat sebaran menaik kembali,” kata dia. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine
Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026
Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan
PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81
Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi
Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan
Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026
Hari Pramuka ke-65, Amsakar Dorong Pramuka Batam Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06 WIB

PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi

Berita Terbaru