Pencapaian Bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi
Dalam bidang Teknologi dan Informatika, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah terlaksana program Gerakan Tanjungpinang Menuju 100 Smart City, program ini pun menghasilkan Masterplan dan Quick Win Smart City Tanjungpinang. Progress 3 quckwin di tahun 2019 adalah kepariwisataan, kesehatan, dan integrasi data.
Berkat komitmen dan sinergitas jajaran OPD pemerintah Kota Tanjungpinang, FKPD, stakeholder, dan masyarakat, Master plan smart city kota Tanjungpinang berhasil meraih penghargaan Exhibtion, Evaluation & President Lecture Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Disamping itu, di tahun 2021, telah terealisasi pembuatan Tanjungpinang Command Center meliputi penyediaan CCTV dan tampilannya menggunakan NVR telah terpasang di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika, nantinya akan ditampilkan pada ruangan Tanjungpinang Command Center yang dipusatkan di gedung kantor Wali Kota Tanjungpinang yang proses persiapan interior bangunan sedang dilaksanakan.
Selain itu, selama 2021 telah melakukan peningkatan penyediaan dan pengelolaan teknologi informatika dan pengembangan Teknologi Informatika melalui pembangunan publik Hotspot sebanyak 10 titik lokasi yang diperuntukkan untuk masyarakat Kota Tanjungpinang, yang berada di titik lokasi Taman Kota dan fasilitas perumahan yang sudah berjalan 60%.
Melalui pengelola informasi dan dokumentasi, peliputan, penyedia, pengelolaan, dan penyebaran informasi publik, serta fasilitasi video conferance, memaksimalkan komunikasi informasi melalui penggunaan media sosial tentang penyampaian informasi program, kebijakan, serta kegiatan pemerintah, baik yang sudah, yang sedang, dan akan dilaksanakan pemerintah kota Tanjungpinang.
Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Dari sisi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Indeks Pembangunan Gender (IPG) di tahun 2019 mencapai 96,77 naik sedikit di tahun 2020 yakni sebesar 96,79. Sedangkan, Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 76,44 dibandingkan tahun 2019 sebesar 76,13.
Selama Januari hingga Juli 2021, DP3APM mencatat terdapat 24 perempuan dan 37 anak di Kota Tanjungpinang menjadi korban kekerasan. Untuk jenis kasus kekerasan yang paling banyak terjadi terhadap anak adalah 11 kasus kekerasan fisik, 10 kasus kekerasan seksual, 5 kasus kekerasan psikis, 2 kasus penelantaran.
Kasus kekerasan tersebut telah ditangani UPTD PPA. Untuk itu, sebagai upaya mencegah dan mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, beberapa organisasi perempuan telah dan akan diberikan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan ini seperti PKK, Darma Wanita, GOW, BKMT, PIA Ardya Garini, Jalasenastri, Persit Kartika Candra Kirana, Adyaksa, DarmaYukti Karini dan lainnya.
Hingga saat ini, di 18 kelurahan dan 18 RW di Tanjungpinang juga telah dibentuk PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) sebagai wadah peran serta masyarakat dalam pencegahan tindak kekerasan terhadap anak.
Penghargaan yang Dicapai
Berkat kerja keras seluruh jajaran pemko Tanjungpinang dan dukungan dari masyarakat. Sejumlah prestasi pun berhasil diraih pemko Tanjungpinang.
Diantaranya, tujuh tahun berturut-turut berhasil meraih dan mempertahankan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan predikat penilaian BB (baik), atas hasil evaluasi terhadap sistem akuntabilitas kinerja pemerintahan, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Penghargaan atas keberhasilan kota Tanjungpinang, dalam penyusunan masterplan smart city 2019 dalam rangka gerakan menuju 100 smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informatika,
Kemudian, pencapaian daya saing daerah dengan kategori tinggi, atas hasil pengukuran indeks daya saing daerah (IDSD) tahun 2020, berdasarkan model yang dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi.
Penghargaan anugerah pesona Indonesia 2019 dari kementerian pariwisata, kota Tanjungpinang menjadi wisata halal unggulan serta wisata halal terpopuler peringkat ketiga, penghargaan sebagai kota layak pemuda tahun 2019 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Penghargaan Swasti Saba Wiwedra atas kualifikasi pembinaan dengan cakupan 4 tatanan program kabupaten dan kota sehat tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan.
Penghargaan Dafa Award sebagai Forum Anak terbaik se-Indonesia dan forum anak dengan partisipasi anak dalam perencanaan pembangunan terbaik se-indonesia dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga penghargaan pencapaian response rate Sensus Penduduk Online 2020 dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
Kemudian, Predikat Tanjungpinang sebagai Kota Layak Anak tingkat Madya dari rentang waktu tahun, 2018 hingga 2021 masih dapat dipertahankan Pemerintah Kota Tanjungpinang
Dan predikat Kota dengan TPID terbaik untuk wilayah Sumatera. Penghargaan ini di berikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara TPID Awards 2018 yang disejalankan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi di Jakarta Tahun 2019. Pada TPID Award 2019 dalam Rakornas Pengendalian Inflasi di Jakarta Tahun 2020 Kota Tanjungpinang kembali mendapatkan penghargaan nominasi ke II se- Sumatera.
“Prestasi yang telah kita raih bersama, hendaknya tidak membuat kita cepat berpuas diri, namun kita jadikan sebagai energi positif untuk mendorong performa dan kinerja terbaik dalam peningkatan kinerja pemerintahan,” pesan Wali Kota Rahma.
Selama tiga tahun masa pemerintahan Syahrul-Rahma, dilanjutkan Wali Kota Rahma dan Wakil Wali Kota, Endang Abdullah, masyarakat kota Tanjungpinang telah merasakan hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah kota Tanjungpinang. Dukungan seluruh jajarannya, stakeholder, dan doa masyarakat menjadi kunci keberhasilan kinerja pemerintah kota Tanjungpinang untuk mewujudkan Tanjungpinang sebagai Kota yang maju, berbudaya, sejahtera, dan sejajar dengan kota maju di daerah lainnya. (ET)

















