Tiga Tahun Pemerintahan Syahrul Rahma, Dilanjutkan Rahma-Endang

INIKEPRI.COM – Genap tiga tahun pada 21 September 2021, pemerintah Kota Tanjungpinang menjalankan visi terwujudnya “Tanjungpinang Sebagai Kota Yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera Dalam Harmoni Kebhinekaan Masyarakat Madani”. Visi inilah yang dibawa pasangan Syahrul-Rahma dalam memimpin Kota Tanjungpinang selama masa 2018-2023.

Tiga tahun bukanlah waktu yang panjang bagi sebuah pemerintahan untuk menyelesaikan segala permasalahan kota. Namun, pasangan Syahrul-Rahma terus berupaya menyelesaikan visi misi yang telah terencana dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungpinang 2018-2023.

Awal 2020, pasangan Syarul-Rahma dihadapkan dengan tantangan kondisi darurat kesehatan wabah virus corona. Namun, seiring perjuangan Syahrul-Rahma mengatasi kondisi pandemi Covid-19, duka mendalam pun menyelimuti jajaran pemerintah dan masayarakat Kota Tanjungpinang karena ditinggalkan sosok pemimpin almarhum Syahrul.

Sepeninggal almarhum Syahrul, tampuk kepemimpinan Kota Tanjungpinang dilanjutkan Wali Kota Rahma. Kemudian, pada 28 Juni 2021, Endang Abdullah resmi dilantik sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang mendampingi Wali Kota Rahma.

Dalam kurun tiga tahun melanjutkan visi misi almarhum Syahrul, Wali Kota Rahma terus melakukan inovasi dan terobosan untuk merealisasikan visi misi kota Tanjungpinang. Banyak pencapaian yang memang sudah terealisasi dan telah menunjukkan perbaikan dalam berbagai bidang mulai dari pembangunan infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan.

Selama kurun waktu 2018-2021, tercatat dari 8 indikator tujuan pembangunan RPJMD, sebanyak 4 indikator telah mencapai target 2020, hal ini menunjukkan pencapaian target indikator tujuan pembangunan RPJMD tahun 2018-2023 telah tercapai sebesar 50%.

Sementara, pencapaian sasaran pembangunan RPJMD Kota Tanjungpinang 2018-2023, tercatat dari 34 indikator Sasaran Pembangunan RPJMD, sebanyak 22 indikator telah mencapai target pada tahun 2020, hal ini menunjukkan pencapaian target indikator sasaran pembangunan RPJMD telah tercapai sebesar 64,7%.

Memasuki tahun 2019-2020, capaian program dan kinerja yang menjadi prioritas pembangunan dalam satu tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Kota Tanjungpinang, diantaranya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pariwisata, dan penanganan Covid-19 di Kota Tanjungpinang,

Pencapaian Bidang Pendidikan

Pada bidang pendidikan di tahun 2020, rata rata capaian target indikator program di bidang pendidikan tercapai dengan katagori sangat tinggi. Adapun beberapa indikator yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya di antaranya, angka partisipasi kasar PAUD meningkat dari 65% menjadi 68%, SD dari 97% menjadi 98%, dan SMP dari 94% di tahun 2019 menjadi 95% di 2020. Angka partisipasi murni di tahun 2019 dan 2020 tingkat SD tetap yakni 87%, sementara pada jenjang SMP meningkat dari 77% menjadi 78%.

Kemudian, telah terealisasi pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana jenjang SD dan pengadaan sarana penunjang pembelajaran jenjang SMP se-Kota Tanjungpinang, serta bantuan seragam sekolah dan perlengkapan sekolah gratis kepada siswa baru tingkat SD dan SMP yang di tahun 2021 telah diberikan kepada 3.666 siswa SMP dan 3.604 siswa SD negeri dan swasta.

Realisasi dari Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2020 di Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan jumlah siswa 5.562 SD sebesar Rp1.424.925.000, dan untuk siswa SMP dengan jumlah 2.818 siswa sebesar Rp1.200.000.000. Ditahun 2021 realisasi PIP untuk siswa SD 3.145 siswa sebesar Rp1.228.725.000, dan untuk siswa SMP 2.031 siswa sebesar Rp1.247.250.000.

Pencapaian Bidang Kesehatan

Di bidang kesehatan, dalam kurun waktu itu, capaian kinerja juga menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan adanya peningkatan persentase kepemilikan JKN KIS bagi penduduk miskin dari 21,91% menjadi 22,08%. Persentase peningkatan status kelulusan akreditasi puskesmas dari 28,57% menjadi 42,86%, angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup turun dari 202,53 menjadi 130,85, persentase balita stunting turun dari 23,35% menjadi 19,09%.

Peningkatan kunjungan rawat jalan dari 43.681 menjadi 60.246 kunjungan, dan peningkatan jumlah kunjungan rawat inap dari 7.092 menjadi 8.443 kunjungan. Disamping itu, telah teralisasi pembangunan sarana dan prasarana kesehatan puskesmas Sungai Jang, pembangunan, pemeliharaan dan pengadaan sarana dan prasarana posyandu, polindes, poskel, dan pustu, dan peningkatan status akreditasi puskesmas. Yaitu, puskesmas batu 10 dari utama menjadi paripurna, puskesmas Tanjungpinang dari dasar menjadi utama, dan penilaian status puskesmas Tanjung Unggat menjadi utama.

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!