Satgas Perlu Bantu Masker Untuk Siswa SD Saat PTM di Kepri

- Admin

Kamis, 7 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau sebaiknya memberi masker gratis untuk siswa SD saat dilaksanakan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Rabu (6/10/2021), menyatakan hal itu setelah melihat cukup banyak siswa yang tidak menggunakan masker dengan benar setelah pulang dari sekolah.

Ia menolak temuan itu disebut sebagai kasuistik lantaran cukup banyak terjadi di sekolah maupun di luar sekolah. Jika dibiarkan, potensi penularan terhadap siswa, teman-teman di sekolah dan guru, serta keluarganya cukup besar.

Baca Juga :  Soal Rencana Lelang Taman Gurindam 12, Kadis PUPP: "Seluruh Biaya Pembangunan oleh Swasta, Pengawasan oleh OPD Teknis"

“Saya lihat sendiri ada guru yang tidak menegur siswa SD yang tidak menggunakan masker dengan benar. Ada juga orang tua siswa yang membiarkan anak-anaknya hanya memegang masker saat pulang sekolah. Tentu ini tidak dapat dibiarkan,” ucapnya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Salah satu penyebab siswa hanya memegang masker tersebut yakni masker yang diberikan orang tuanya merupakan masker untuk orang dewasa, bukan masker anak-anak.

Semestinya, masker yang digunakan untuk siswa SD adalah masker anak-anak sehingga nyaman, dan tidak kebesaran.

Baca Juga :  Dukung Operasi Zebra Seligi 2022, Dishub Tanjungpinang Kerahkan 20 Orang Personilnya

“Kalau anak-anak menggunakan masker orang dewasa, tentu tidak pas, longgar, tidak efektif, dan tidak nyaman. Karena itu, Satgas kabupaten dan kota harus turun tangan memberi bantuan masker anak-anak kepada para siswa,” katanya.

Ia mengemukakan PTM tingkat SD-SMA di Kepri yang dimulai sejak tiga hari lalu, patut disyukuri seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kepri turun dari Level III ke Level I.

Cara mensyukurinya, dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah para pelajar, guru, dan anggota keluarga tertular dari COVID-19.

Masyarakat, terutama pelajar dan guru tidak boleh lengah, apalagi euforia berlebihan seolah-olah COVID-19 sudah tidak ada.

Baca Juga :  Tanjungpinang Jadi Kota Pertama di Kepri Berhasil Turun ke PPKM Level I

COVID-19 sampai sekarang masih mengancam kabupaten dan kota di Kepri, karena itu harus diwaspadai.

Kewaspadaan massal harus terbentuk, tanpa panik untuk agar Kepri bebas dari COVID-19.

Saat ini, kasus aktif COVID-19 di Kepri tinggal 159 orang, drastis turun dibanding kondisi sebelum Agustus 2021 yang mencapai lebih dari 7.000 orang.

“Pakai masker dengan tepat, jaga jarak, dan rajin-rajin mencuci tangan adalah cara yang tepat untuk mencegah diri kita dari COVID-19,” tuturnya. (ET)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB