Gubernur Kepri Minta Pelaku Penyelundupan PMI Dihukum Berat

- Publisher

Jumat, 7 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang melakukan pencarian korban di pantai Tanjung Balau setelah sebuah kapal yang membawa para migran terbalik, di Kota Tinggi, Johor, Malaysia, 15 Desember 2021. Foto: Royal Malaysian Army/Handout via REUTERS

Orang-orang melakukan pencarian korban di pantai Tanjung Balau setelah sebuah kapal yang membawa para migran terbalik, di Kota Tinggi, Johor, Malaysia, 15 Desember 2021. Foto: Royal Malaysian Army/Handout via REUTERS

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta aparat penegak hukum memberi hukuman berat bagi pelaku yang terlibat dalam kasus penyelundupan PMI yang berujung tewasnya 21 WNI akibat tenggelam di perairan Johor, Malaysia.

Ansar menanggapi penetapan 4 tersangka yang berkaitan dengan kasus penyelundupan PMI itu oleh Polda Kepri hingga Rabu (5/1), menyebut para pelaku tersebut harus ditindak tegas karena telah mengambil keuntungan secara pribadi. Apalagi kasus ini secara tidak langsung telah melibatkan wilayah Kepri.

“Bayangkan saja, mereka (PMI) semua berangkat dengan penuh pengharapan, begitu juga keluarga yang ditinggalkan tapi justru pulang-pulang tinggal nama. Kasus ini tentu memilukan sekali, makanya siapa saja yang terlibat patut dihukum seberat-beratnya untuk memberikan efek jera,” kata Gubernur Ansar, di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA Kamis 6 Januari 2022.

BACA JUGA:  Bappenas Terus Gesa Proses Proyek JBB dan Revitalisasi Penyengat

Ansar menyatakan dari para pelaku tersebut, ada yang berperan sebagai perekrut TKI ilegal yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Johor.

Mereka merekrut calon TKI dari agen-agen di berbagai daerah. Setelah terkumpul, kemudian dikirim ke Batam dan selanjutnya dibawa ke Bintan.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Serahkan Insentif untuk Personel Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Babinpotmar

“Setelahnya, mereka (PMI) diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur pelabuhan tikus,” kata Ansar.

Ansar mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas para korban dan meminta agar mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Dia juga berharap para korban lainnya yang masih hilang bisa segera ditemukan.

Mantan Anggota Komisi V DPR RI ini juga meyakini jika kasus human trafficking seperti ini merupakan sindikat dengan jaringan yang luas. Oleh sebab itu, Ansar memohon agar aparat penegak hukum terus mengejar pelaku-pelaku yang lainnya.

BACA JUGA:  Ansar Silaturahmi Dengan Masyarakat Merawang Sekaligus Meresmikan Semenisasi Jalan Masuk SMKN 2 Lingga

“Terima kasih kepada aparat yang sudah bertindak cepat. Kita berharap pelaku-pelaku yang lainnya segera ditangkap,” ujarnya pula.

Dia turut berharap agar aparat juga lebih intens lagi melakukan patroli guna mencegah agar hal serupa tidak terjadi lagi.

Insiden tenggelamnya kapal pengangkut PMI ilegal di perairan Johor yang berangkat dari Kabupaten Bintan itu terjadi pada 15 Desember 2021. Sebanyak 21 orang tewas, 30 orang diperkirakan hilang, sementara 13 orang selamat dan masih ditahan otoritas Malaysia. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru