Bob Cell miliknya, tak hanya sekedar menyediakan pulsa isi ulang. Disini, ia juga menjual kartu paket internet dari pelbagai operator. “Namun, penjualan tak sekencang dulu. Orang lebih suka beli voucher. Berbeda dengan dulu, orang beli kartu paket sekali pakai. Sejak pemerintah mewajibkan registrasi sesuai identitas, pangsa kartu paket berkurang,” kata dia.

Untuk voucher internet, pelanggan rerata mengisi voucher dengan kuota kecil.
“Untuk Telkomsel yang laris yang 1,5 GB. Harganya cuma Rp8 ribu. Begitupun Tri, yang laku juga yang harga Rp12 ribu-an. Sehari voucher ini laku sekitar 20 hingga 40 pcs,” terangnya.
Bob Cell berada di tengah kawasan padat penduduk. Selain menjual pulsa, di kios berukuran 5 x 7 meter ini, Ari juga membuka usaha fotocopy dan menjual alat tulis kantor dan perlengkapan sekolah lainnya.
Ia mengaku, usaha fotokopi yang diberi nama Rany Fotocopy ini, sempat mengalami dampak karena pandemi COVID-19.
“Saat itu, sekolah berbasis online. Usaha fotokopi sempat mati suri, karena anak-anak tidak ada yang memfotokopi materi pelajaran. Sekarang sudah lumayan, semenjak PTM diberlakukan,” Ari menjelaskan.
Selain itu, dari keterangan Ari, saat ini banyak konter pulsa yang menyediakan chip permainan yang tengah digandrungi masyarakat, Higgs Domino.
“Alhamdulillah, di tengah pandemi kemarin, game Higgs Domino menjadi booming. Banyak dari pelanggan yang tadinya membeli pulsa berganti membeli chip. Kebanyakan konter pulsa saat ini menjual chip, inilah yang menopang keberadaan konter pulsa. Berharap dari pulsa, tidak mungkin kita bertahan,” ucapnya.
Beberapa waktu yang lalu, Ari mengatakan, Bob Cell miliknya mampu menjual chip hingga 100 B tiap harinya.
“Dari tiap B, kita dapat margin Rp5 ribu. Lumayan untuk menutupi sewa kios ini dan memutar ke usaha lainnya,” kata dia.
Namun saat ini, ia mengaku, tidak lagi menjual chip Higgs Domino. Ia takut resiko dengan berurusan dengan hukum.
“Ngeri-ngeri sedap menjual chip itu, makanya kita tak lagi menjual. Sekarang kita fokus mencari cuan dengan menjual nomor cantik,” jelasnya lagi.
Nomor cantik itu, ia pasarkan, melalui forum jual beli di Facebook. “Tiap hari laku 5-10 pcs. Lebih tenang menjual nomor cantik. Cuannya pun enak,” kata dia sambil tertawa.
Konter Pulsa di Masa Depan
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















