Jembatan Batam-Bintan Jadi Dibangun Tahun Ini?

- Publisher

Kamis, 17 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jembatan Batam-Bintan. Foto: Istimewa

Ilustrasi jembatan Batam-Bintan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan direncanakan mulai konstruksi pada tahun 2022 ini, untuk mengejar target selesai sebelum pergantian presiden pada 2024 mendatang.

Jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang yang membelah laut karena memiliki panjang 12 km, mengalahkan jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Madura sepanjang 5,43 km.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra, mengatakan pembangunan jembatan masih berlanjut dan masih dalam finalisasi pra-kualifikasi.

BACA JUGA:  Bappenas Terus Gesa Proses Proyek JBB dan Revitalisasi Penyengat

“Jembatan Batam-Bintan, kami akan sampaikan sampai saat ini finalisasi untuk prakualifikasi dilakukan Q2 tahun 2022,” kata Harry, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (16/2/2022).

Rencananya jembatan ini akan dibangun bersama investor Singapura, karena dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

BACA JUGA:  Moeldoko Kawal Rencana Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

Pembangunan akan terdiri dari dua jembatan, yakni Batam-Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh-Bintan. Dijelaskan sebelumnya porsi pembiayaan pemerintah akan mengerjakan penghubung Batam sampai Tanjung Sauh ini. Sedangkan untuk Tanjung Sauh sampai Bintan dibangun oleh investor melalui proses lelang.

Pembangunan jembatan Batam-Bintang dinilai dapat mempercepat pemerataan pembangunan antar dua pulau.

Pemprov Kepulauan Riau juga sudah menyiapkan anggaran Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan sekitar proyek. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Pemprov Kepri Yodi Yantari mengatakan terdapat 24 hektare lahan masyarakat yang akan dibebaskan.

BACA JUGA:  Ini Perbandingan Jembatan Batam-Bintan dan Selat Sunda

Untuk diketahui rencana ini juga masih dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD tahun 2021-2026. Dari pemerintah pusat juga memastikan bahwa proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional. (RP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas
BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista
Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah
Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:46 WIB

BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista

Rabu, 30 September 2026 - 07:00 WIB

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital

Rabu, 30 September 2026 - 06:30 WIB

Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB