AMSI Kepri Gelar Pelatihan Literasi Media di Tanjungpinang

- Admin

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMSI Kepri Gelar Pelatihan Literasi Media di Tanjungpinang. Foto: AMSI KEPRI

AMSI Kepri Gelar Pelatihan Literasi Media di Tanjungpinang. Foto: AMSI KEPRI

INIKEPRI.COM – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyelenggarakan pelatihan literasi berita untuk publik melawan mis/disinformasi, di Hotel Aston Tanjungpinang, pada Selasa (12/7/2022).

Ketua Panitia Kegiatan AMSI Kepri, Alamsyah menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 33 peserta, yang terdiri dari masyarakat setempat, mahasiswa hingga instansi lembaga maupun pemerintah.

Dia menyampaikan, kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini menghadirkan sejumlah narasumber dari AMSI pusat, untuk mengisi beberapa materi terkait literasi berita untuk publik.

“Nanti juga akan disejalankan dengan pelantikan Pengurus AMSI Kepri,” ujar Alamsyah disela-sela pelatihan.

BACA JUGA:

AMSI Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen dan Bisnis Media Online

IDC AMSI 2021 Angkat Tema Inovasi dalam Penguatan Ekonomi Digital

Sementara itu, Edi Purnomo salah seorang narasumber menyampaikan ada beberapa materi yang akan disampaikan kepada puluhan peserta pelatihan ini. Materinya seperti penggunaan media sosial (medsos), kemudian cara membedakan siaran pers dengan produk pemberitaan, hingga menjelaskan penekanan ciri-ciri Hoax.

Baca Juga :  Rahma Hadiri Malam Hiburan RT RW Kecamatan Bukit Bestari

Dalam hal ini, kata dia siaran pers biasanya dibuat untuk tujuan pencitraan yang positif, kemudian memiliki data yang lengkap hingga menjelaskan alasan yang jelas membuat siaran pers tersebut.

“Jadi rilis pers ini harus lebih mendalam alasannya. Contohnya dalam rilis pers ini, menjelaskan kenapa lembaga atau instansi memberikan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir,” ungkap Edi.

AMSI Kepri Gelar Pelatihan Literasi Media di Tanjungpinang. Foto: AMSI KEPRI

Dia juga menerangkan, jika masyarakat mendapatkan sebuah informasi di sosial media harus dibenahi terlebih dahulu, apakah informasi tersebut produk jurnalistik atau tidak.

Kemudian, produk jurnalistik juga memiliki beberapa fungsi, seperti menjadi kontrol sosial, edukasi, hiburan dan lembaga ekonomi. “Siaran pers juga harus mengetahui kode etik seperti 5 W dan 1 H. Jika disebar dan terdapat tulisan siaran pers, itu sudah sah,” kata Edi.

Baca Juga :  Garnita Kepri Bagikan Ratusan Paket Sembako di Tanjungpinang dan Bintan

Ditempat yang sama, Mitra Abdi salah seorang peserta dari Diskominfo Kepri mengaku mendapatkan sejumlah wawasan, dalam kegiatan yang digelar pihak AMSI Kepri ini. Dia mengaku, dapat semakin mengerti tentang tata cara pembuatan siaran pers maupun produk berita.

BACA JUGA:

11 Perusahaan Media Deklarasikan Pembentukan AMSI Provinsi Kepri

AMSI Kepri Resmi Dideklarasikan, Ini 11 Perusahaan Media Yang Tergabung

“Kita sebagai penulis semakin mengerti, kemudian tata cara menulis dan mengembangkan siaran per. Yang jelas ilmu juga kita dapat disini soal bijak menggunakan sosmed hingga ciri-ciri berita Hoax,” tutupnya.

Dalam kesempatan ini juga, Kepala Diskominfo Kepri, Hasan mengatakan bahwa organisasi pemerintah dan instansi vertikal pastinya akan menghadapi tantangan soal isu-isu kebijakan regulasi dan lain-lain.

Baca Juga :  Pemudik Lokal Antarpulau di Kepri Wajib Ikut Tes Cepat

“Terkadang publik memahami mentah-mentah, tapi saya yakin dan percaya AMSI memilik media-media yang profesional. Mereka tau kode etik, dan juga memiliki kompetensi,” kata Hasan.

Hasan menuturkan, AMSI harus bisa memberikan pemahaman kepada publik dalam mengolah informasi yang beredar dan belum tentu benar. Dalam menyampaikan informasi, kata dia masyarakat maupun jurnalis harus mengedepankan etika digital.

Kepala Diskominfo Kepri, Hasan. Foto: AMSI KEPRI

“Digital juga memiliki budaya dari sebuah daerah, punya tata kram. Jadi bagaimana caranya. Intinya bagaimana informasi dapat ditata bahasanya, dapat menjadi sebuah informasi yang benar,” tuturnya.

Hasan juga berharap, organisasi AMSI Kepri ini dapat menjadi contoh bagi organisasi media lainnya. “Yang memiliki jurnalis yang profesional, karena ini dapat membesarkan perusahaan media,” tukasnya. (MIZ)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru