Islamophobia Sebagai Psiko-Abnormal

- Publisher

Senin, 12 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Akhirnya, mesti menjadi renungan seluruh kaum muslimin bahwa Islamophobia yang melanda orang-orang Barat sesungguhnya merupakan gangguan kejiwaan yang bisa disembuhkan melalui dakwah pemikiran yang konsisten dan mendalam hingga menghilangkan dominasi perasaan menjadi manusia rasional dan ideologis. Berapa banyak orang Barat yang rasional dan jujur melihat Islam justru mereka merbondong-bondong masuk Islam.

BACA JUGA:  Menangkal Hoax, Menyebar Konten Narasi Positif Seputar Penanganan Pandemi

Dakwah adalah cinta. Dakwah berarti mencintai orang-orang yang sedang mengalami gangguan kejiwaan untuk ditolong agar sembuh dari penyakitnya. Sebab orang-orang Barat mungkin belum banyak tersentuh oleh dakwah Islam kaffah ini. Karena itu teruslah berjuang wahai para pengemban dakwah, cintai orang-orang yang memusuhi kaliah hingga mereka menyadari kekeliruan mereka. Semoga dengan dakwah, masyarakat Barat segera sembuh dari gangguan kejiawaan mereka dan menjadi masyarakat rasional dan masuk ke dalam Islam untuk ikut menjadi pejuang agama Allah ini.

BACA JUGA:  Sambutan Ketua Umum GARPU Mempesona Para Undangan

Penulis adalah:

BACA JUGA:  Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?

Ketua umum PW GPII Kepri dan juga wakil ketua DPD KNPI Kepri.

Berita Terkait

Catatan Jelang Setahun Kepemimpinan ASLI: Melangkah Bertakar, Memimpin Bertuah
Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?
Asap, Asa dan Amsakar Achmad
Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini
Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad
Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika
Kemerosotan Otak dan Pembatasan Media Sosial pada Anak
Haruskah Menderita Atas Nama Indonesia?!

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:56 WIB

Catatan Jelang Setahun Kepemimpinan ASLI: Melangkah Bertakar, Memimpin Bertuah

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:52 WIB

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:28 WIB

Asap, Asa dan Amsakar Achmad

Senin, 21 April 2025 - 11:02 WIB

Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini

Selasa, 8 April 2025 - 15:25 WIB

Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad

Berita Terbaru