Gerindra Sudah Dukung Calon Meski Pilkada 2024 Masih Lama, Krisis Calon?

- Publisher

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: INIKEPRI.COM

Ilustrasi. Foto: INIKEPRI.COM

Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf menilai, saat ini mayoritas partai politik mengalami masalah krisis kader.

“Hemat saya saat ini banyak partai politik yang mengalami krisis kader. Parpol gagal membentuk kader yang populer dan berkualitas,” kata Asep dilansir dari REPUBLIKA, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA:  BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

Asep mengatakan, ada beberapa faktor mengapa krisis kader terjadi. Pertama, buruknya managemen partai dalam menyeleksi kader. Kedua, besarnya ongkos politik yang harus ditanggung kader jika ingin mencalonkan diri. Ketiga, strategi partai untuk mempopulerkan kadernya masih belum baik.

BACA JUGA:  Amsakar dan Li Claudia Sambut Menteri Transmigrasi, Tinjau TPS dan Proyek Strategis

“Jadi ujung-ujungnya kader-kader partai itu kalah dengan para pengusaha yang modal politiknya besar, lalu kalah dengan tokoh yang sudah dikenal masyarakat,” jelas Asep.

Hal lainnya pernah diucapkan oleh Pengamat Politik Provinsi Kepri, Zamzami A Karim, saat menjelang Pilkada di Kepri tahun 2020 lalu. Dilansir dari ANTARA, Dosen Stisipol Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang itu pun meluapkan kekecawaannya, karena sejak awal partai politik di Kepri tidak menyiapkan kader-kader baru dan tidak berani mengusung kadernya.”Akhirnya banyak yang jualan partai untuk orang. Ini disebut politik kartel,” tuturnya. (MIZ)

Berita Terkait

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:55 WIB

Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:36 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Berita Terbaru