Presiden Jokowi Bakal Rombak Menteri dari Nasdem

- Publisher

Sabtu, 15 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

Di sisi lain, PDI Perjuangan (PDIP) menyambut baik rencana reshuffle kabinet. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, wacana reshuffle yang disampaikan Jokowi sangat bagus, karena itu adalah hak prerogatif dari presiden.

’Karena Pak Jokowi perlu menteri yang loyal dan solid untuk bekerja bersama demi menyelesaikan masalah rakyat,’’ ujarnya di Gedung Sekolah Partai PDIP, kemarin.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Siapkan Jajarannya

Presiden Jokowi akan menggunakan kewenangan penuh yang dimiliknya untuk melakukan evaluasi kepada menteri yang tidak menjalankan perintah.

“Terutama menteri yang melakukan antitesa dari visi dan misi presiden,’’ beber Hasto.

Saat disinggung terkait posisi tiga menteri Partai Nasdem, Hasto menegaskan bahwa Indonesia memakai sistem presidential, bukan koalisi parlementer. Sehingga, para menteri harus tunduk sepenuhnya pada kebijakan presiden.

BACA JUGA:  Hari Ini, Jokowi Perkenalkan Calon Menteri Baru di Istana

Sementara itu, Relawan Jokowi Fredy Moses Ulemlem juga menyambut positif sinyal reshuffle yang disampaikan Presiden Jokowi. Bahkan, bila perlu, tidak dilakukan dalam waktu lama. ’’Ya kita ingin secepatnya,’’ ujarnya.

BACA JUGA:  Hari Ini Adalah Hari Kematian Tan Malaka

Fredy beralasan, pascadeklarasi Nasdem, situasi politik sudah tidak lagi kondusif. Jika dibiarkan, akan menghambat soliditas kabinet dalam bekerja. Sikap Nasdem dinilai tidak etis. Sebagai partai koalisi pemerintah, semestinya Nasdem setia untuk satu visi hingga 2024. ’’Ini masih 2022. Masih dua tahun lagi,’’ tuturnya. (DI/FAJAR)

Berita Terkait

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Berita Terbaru