Gubernur Ansar Beraudiensi dengan Pimpinan PT PLN Bright Batam

- Publisher

Rabu, 26 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Direktur Utama PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Direktur Utama PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad beraudiensi dengan Direktur Utama PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa 25 Oktober 2022.

Ini merupakan pertemuan pertama Gubernur Ansar dengan Irwansyah sebagai Dirut PLN Bright Batam yang baru menggantikan Nyoman Suwarjoni Astawa sejak 27 September 2022 yang lalu.

Irwansyah hadir bersama Direktur Operasi M. Edyansyah, Direktur Keuangan dan SDM Pardamean Matondang, Corporate Secretary Hamidi Hamid, dan Manager Humas Bukti Panggabean. Sedangkan Gubernur Ansar didampingi Kepala Dinas ESDM Kepri M. Darwin.

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Gesa Peningkatan Jalan Provinsi Di Kota Batam

Di awal pertemuan, Gubernur Ansar mengucapkan selamat dan sukses atas ditunjuknya Muhammad Irwansyah menjadi Dirut PT. PLN Bright Batam yang baru.

BACA JUGA:  Suasana Haru Warnai Kunjungan Rahma ke Rumah Veteran

Banyak hal yang dibahas kedua belah pihak diantaranya rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Batam.

“Sebelumnya saat bersama Menko Marvest di Batam sudah pernah membahas PLTSa, Menteri Luhut menyarankan melihat rujukan ke Cilacap” ucap Gubernur.

Menurut Gubernur Ansar, potensi pemanfaatan sampah di Batam sangat besar. Bahkan pengolahan sampahnya berpotensi merusak lingkungan.

“Maka sangat bagus jika sampah dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik alternatif” kata Gubernur Ansar.

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan BLK Karimun

Pada saat itu Gubernur Ansar berpesan laju pertumbuhan listrik harus sejalan dengan pertumbuhan investasi di Kepri. Menurutnya iklim investasi di Kepri yang terus dipromosikan sementara jika tidak siap dengan infrastruktur maka akan sulit untuk jaga kredibilitas dan kepercayaan.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Janji Bangun Gedung Permanen Bagi KPU dan Bawaslu

“Untuk itu kalkulasi kebutuhan-kebutuhan listrik di wilayah KEK seperti Nongsa Digital Park dan Galang Batang. Ke depan kita adakan FGD bersama PLN pusat, bahas prospek kebutuhan listrik ke depan, sumber-sumber listrik dan solusi masalah kelistrikan” jelasnya.

BACA JUGA :

Ansar Serahkan Hibah 23 Unit Kendaraan Operasional untuk Organisasi/Yayasan se-Kota Batam

Sementara itu, Dirut PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah menyampaikan dengan melihat kondisi-kondisi pembangunan PLTSa, dapat melihat PLTSa Putri Cempo di Solo sebagai percontohan selain di Cilacap.

“Kalau di Cilacap sampah diolah menjadi pelet, jadi hasil pelet tersebut digunakan untuk PLTU. Cilacap cukup sukses, sampahnya dibuat pelet yang bisa digunakan untuk industri semen dan PLTU, itu habis. Tapi kalau untuk langsung memproduksi listrinya, itu di Solo. Kalau mau dibuat pelet seperti di Cilacap, bisa dimanfaatkan untuk PLTU Tanjung Kasam” ungkap Irwansyah.

BACA JUGA:  Rahma Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 523 Nelayan

Pada kesempatan itu, Kadis ESDM Kepri M. Darwin menyampaikan saat ini referensinya karena Kepri memiliki sumber gas, rencana keluaran energi ke depan sampai dengan 40 persen adalah berasal dari gas, namun saat ini masih terhambat infrastruktur.

“Bahkan PLTU Tanjung Kasam rencananya akan dikonversikan ke gas. Ke depan kebutuhan listrik yang besar itu dari Galang Batang yang butuh sampai 2800 MW, dan Nongsa 510 Mw” ucapnya. (DI)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru