Bola ini memiliki teknologi baru bernama Semi-Automated Offside Technology (SAOT).
Dengan teknologi ini, segala jenis pergerakan bola terkoneksi ke wasit.
Melalui sensor gerak bernama Inertial Measurement Unit (IMU), maka bola akan memberi tahu wasit jika terjadi offside atau tidak.
Dilansir FIFA. com, Al Rihla akan mengirim data ke ruang operasi video 500 kali per detik, memungkinkan pendeteksian titik tendangan yang sangat tepat.
Dengan menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola serta menerapkan kecerdasan buatan, teknologi baru ini memberikan peringatan offside otomatis kepada ofisial pertandingan video di dalam ruang operasi video setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside saat ini.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















