Penerimaan Negara 2022 Capai Rp2.626,4 Triliun

- Publisher

Rabu, 4 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Penerimaan negara pada 2022 tercatat sebesar Rp2.626,4 triliun atau 115,9 persen dari target. Terdiri dari penerimaan pajak yang mencapai Rp1.716,8 triliun (115,6 persen) dan kepabeanan dan cukai Rp 317,8 triliun (106,3 persen) serta PNBP Rp588,3 triliun (122,2 persen).

“Memang penerimaan pajak sungguh luar biasa saat ekonomi pulih kita juga pulihkan seluruh ekonomi negara commodity boom kita kumpulkan dari kenaikan komoditas,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati Dalam konferensi pers APBN KiTA pada Selasa (3/1/2023).

BACA JUGA:  Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sementara itu, kata Menkeu, Belanja Negara terealisasi Rp3.090,8 triliun (99,5 persen). Meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.274,5 triliun, termasuk pembayaran subsidi energi dan kompensasi Rp551,2 triliun. Transfer ke daerah terealisasi Rp816,2 triliun.

BACA JUGA:  Ketangguhan Fiskal Menopang Pertumbuhan Ekonomi

“Indonesia dalam mengelola guncangan dan tantangan yang mengancam APBN mampu merespon secara cepat 2020 dan kita tetap mengawal di 2021, 2022 dengan tanpa membahayakan APBN kita sendiri kembali secara cukup kuat dan kredibel untuk disehatkan kembali,” ujar Menkeu.

Menkeu menuturkan, APBN 2022 ditutup dengan defisit sebesar Rp840,2 triliun atau 2,38 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jauh lebih rendah dibandingkan perkiraan pemerintah sebelumnya yang sebesar 4,5 persen PDB.

BACA JUGA:  BP Batam - Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

“Defisit APBN 2022 berakhir dengan sangat jauh lebih kecil yaitu 2,38 persen PDB,” kata Sri Mulyani.

Sementara itu defisit keseimbangan primer mencapai Rp78 triliun. Lebih rendah dari perkiraan, maupun dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya. (DI)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru
Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global
Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:58 WIB

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru

Senin, 2 November 2026 - 07:49 WIB

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik

Berita Terbaru