INIKEPRI.COM – Partai PDI Perjuangan terus menggesa kadernya yang akan maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 untuk konsisten dan berkomitmen ‘turun ke bawah’ guna membuka jalan kemenangan Partai.
Untuk itu, para kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia harus tunduk dan patuh akan instruksi untuk mengikuti seluruh tahap Pemilu 2024 dengan penuh disiplin.
Dan semuanya harus bergerak dalam satu rampak barisan, dalam tradisi demokrasi yang dipimpin oleh ideologi melalui arahan, keputusan, dan instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Hal ini jugalah yang dipegang teguh oleh legislator PDI Perjuangan dengan daerah pemilihan Sekupang-Belakang Padang, Budi Mardiyanto.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batam ini juga menegaskan diri akan konsisten dan berkomitmen mengikuti semua arahan yang diberikan partai kepadanya.
“Semua persiapan (Legislatif 2024,red) sudah kita siapkan. Dan saat ini sudah mendaftar untuk tingkat Kota Batam. Namun demikian, jika ada arahan dari partai untuk ditempatkan dimana pun pada prinsipnya saya siap, karena saya adalah petugas partai. Jadi harus tunduk dengan arahan dan perintah partai,” tegas pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Batam ini saat ditemui awak media, Selasa (17/1/2023) pagi.
Budi pun mengaku telah ‘memanaskan mesin’ bersama relawan, sahabat dan orang-orang kepercayaannya untuk terus menyosialisasikan PDI Perjuangan ke masyarakat melalui program-program kerja yang sudah disusunnya bersama timnya.
Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan UMKM hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk masyarakat.
“Harapan kita, mudah-mudahan ke depannya nanti saya diberikan kesempatan kembali untuk meberikan yang terbaik bagi masyarakat di kursi legislatif,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kader yang hendak menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Pileg 2024 untuk mencegah diri dari penyalahgunaan kekuasaan rakyat dan praktik korupsi.
Pesan Megawati disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka pelatihan antikorupsi bagi Bacaleg dari PDI Perjuangan di sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (14/12/2022) silam.
“Ibu Megawati, beliau berulang kali, ribuan kali mengingatkan, jangan salahgunakan, jangan salahgunakan kekuasaan yang diperoleh dari rakyat dengan melakukan korupsi,” kata Hasto.
Dari pesan Megawati itu, Hasto kemudian menjelaskan soal Pancasila yang juga sebagai dasar agar semua pihak terhindar dari perilaku korupsi. Misalnya, sila kelima yang berkaitan dengan keadilan sosial. Sila ini dianggap melekat dengan cita-cita antikorupsi.
“Bagaimana saudara-saudara sekalian bisa menggerakkan semangat antikorupsi ketika saudara-saudara sekalian tidak mengobarkan semangat kemanusiaan itu. Semangat kekuasaan untuk rakyat, kekuasaan untuk mereka yang tertindas, keadilan sosial bagaimana korupsi memang pada akhirnya mencegah itu,” papar Hasto.
Untuk itu, Hasto menyatakan bahwa DPP PDIP memulai tahapan seleksi bakal calon anggota legislatif dengan memberikan pendidikan antikorupsi. Setelah lolos tahapan pendidikan antikorupsi, kader-kader itu melanjutkan ke tahapan psikotes oleh internal partai.
“Menjelang bulan April itu nanti bakal bakalnya itu akan dikurangin satu persatu, sehingga bulan April baru ditetapkan sebagai calon anggota legislatif dalam daftar calon sementara (DCS),” ucapnya. (MIZ)

















