Eks Ketum Nasdem Blak-blakan: Surya Paloh Salah Hitung Saat Deklarasi Anies

- Publisher

Senin, 6 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan dan Surya Paloh. FOTO: MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS

Anies Baswedan dan Surya Paloh. FOTO: MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS

INIKEPRI.COM – Manuver Ketua Umum Partai Nasonal Demokrat (Nasdem), Surya Paloh beberapa waktu belakangan ini menjadi sorotan publik.

Langkah politik dari Bos Korporasi Media Indonesia itu sampai-sampai membuat bingung pengamat dan politisi kawakan sekelas Akbar Faizal.

Melalui kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored yang diunggah pada Sabtu (4/2), politisi asal Makassar ini meminta Mantan Ketua Umum Nasdem, Patrice Rio Capella menyampaikan pandangannya soal arah politik Nasdem saat ini.

BACA JUGA:  Kamal Cup Resmi Dibuka Sekda Batam

Eks Ketua Umum dan eks Sekjend Nasdem ini bilang, saat Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Nasdem Tower, menurutnya ada salah kalkulasi saat itu.

“Ada salah hitung persoalan Anies yang dilakukan Nasdem. Saya pikir orang sekitar Bang Surya tidak memberikan nasihat yang betul,” beber pria yang karib disapa Rio ini.

BACA JUGA:  Akademisi Unila: Butuh Aturan yang Jelas saat Caleg Terpilih Maju Pilkada

Soal pertemuan antara Surya Paloh dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu di markas Golkar , menurutnya lanjutan dari pertemuan Surya Paloh dan Presiden di istana pada beberapa hari sebelumnya.

“Menurut saya pertemuan itu ada kaitannya dengan presiden, itu langkah-langkah exit plan dari koalisi Demokrat dan PKS,” terang Rio.

BACA JUGA:  Surya Paloh 'Hadir' di Deklarasi Amsakar-Li Claudia

Rio bilang, pada akhirnya nanti tiga partai yang disebut akan berkoalisi, PKS, Nasdem dan Demokrat akan saling meninggalkan.

“Menurut saya Bang Surya memberikan pesan kepada istana, dan memberikan pesan kepada Demokrat dan PKS siap-siap aja lu, lu gue tinggal lama-lama, dan paling nyaman memang makaudnya gabung dengan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu),” ujarnya. (RP/FAJAR)

Berita Terkait

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:22 WIB

Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai

Berita Terbaru