Itjen Kemenag Evaluasi Perizinan Penegerian Madrasah di Batam

- Admin

Rabu, 8 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Itjen Kemenag lakukan evaluasi penegerian madrasah di Batam, Kepri. Foto: Kemenag

Tim Itjen Kemenag lakukan evaluasi penegerian madrasah di Batam, Kepri. Foto: Kemenag

INIKEPRI.COM – Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama melakukan evaluasi perizinan dan izin operasional lembaga di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batam.

Evaluasi perizinan penegerian dilakukan kepada MA USB Filial MAN Batam yang akan beralihstatus menjadi MAN 2 Batam dan MTs USB Filial yang akan menjadi MTsN 1 Batam.

Tim Itjen Kemenag dipimpin Inspektur Wilayah Aceng Abdul Azis sebagai Penanggungjawab. Bargabung dalam tim ini, Lili Handajani sebagai Pengendali Teknis, Ade Sugianto sebagai Ketua Tim, serta Siti Muthoharoh dan Wahyu Ramadhani sebagai Anggota tim.

Pengendali teknis, Lili Handajani menjelaskan bahwa evaluasi perizinan lembaga ini dilakukan untuk memastikan apakah madrasah memenuhi syarat administrasi dan teknis. Pendekatan ini sekaligus memperkenalkan bahwa Inspektorat Jenderal tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai watchdog tetapi sebagai mitra strategis satuan kerja.

Baca Juga :  Pelantikan Paus Leo XIV, Fary Francis Jadi Utusan Presiden Prabowo : Bawa Pesan Persatuan ke Vatikan

Menurut Lili, sebagai bagian kelayakan MA dan MTs USB untuk segera dinegerikan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. “Rincian persyaratan tersebut seperti memperhatikan status tanah, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, kesiapan kurikulum dan proses pembelajaran yang berkualitas, ketersediaan anggaran untuk pembiayaan pendidikan, serta sudah memiliki standar manajemen lembaga madrasah,” jelas Lili di Kota Batam, Selasa (7/2/2023).

Senada dengan Lili, Ketua Tim Ade Sugianto juga menekankan bahwa penegerian madrasah harus sesuai kebutuhan, terdapat dukungan masyarakat, serta kesiapan madrasah dalam pengoperasiannya.

”Apabila dilihat dari fisik bangunan yang ada, adanya madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah yang berdekatan, serta animo masyarakat sekitar, MA USB Filial dan MTs USB Filial sudah layak untuk mendapatkan status negeri, walaupun sebenarnya negeri dan swasta bukan lagi yang mesti didikotomikan, tapi kalau keduanya sama-sama dikelola dengan baik maka secara kualitas tetap sama,” pungkas Ade.

Baca Juga :  FASIDA Tingkatkan Potensi Dirgantara Batam

Profile Madrasah

Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan MA USB Filial MAN Batam dan Waka Kurikulum MTs USB Filial Batam mengharapkan perjuangan untuk penegerian madrasah bisa segera diwujudkan agar lebih fokus dalam mencapai tujuan belajar mengajarnya.

MA USB Filial MAN Batam yang berdiri sejak tahun 2007. Madrasah ini telah mengajukan usul penegerian sejak 2009. Sudah 14 tahun perjuangan madrasah ini dalam membangun kepercayaan masyarakat. Pada awal pembelajaran, baru ada 1 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah siswa 22 siswa. Kini di tahun 2023, sudah ada16 rombel dengan 597 siswa.

MA USB Filial MAN Batam merupakan MA ke-3 yang akan menjadi MAN setelah MAN Batam dan MAN Cendikia. Jarak antara MAN Batam dengan MAN USB Filial berkisar 30 km. Madrasah ini berdiri di atas tanah Kemenag yang telah menjadi aset MAN Batam. Di sekitarnya, ada MIN 1 Batam dan MtsN 1 Batam, sehingga diharapkan dapat mendukung sistem pendidikan yang terintegritas.

Baca Juga :  Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama 2025 Segera Dibuka, Simak Syaratnya!

Sementara MTs USB Filial MTsN 1 Batam, madrasah ini berdiri sejak tahun 2008. Dua tahun kemudian, tepatnya sejak 2010, madrasah ini mengajukan penegerian. Saat ini, tecatat ada 596 siswa dengan 17 rombel yang belajar di MTs USB Filial.

MTs USB Filial MTsN 1 Batam telah menempati lokasi baru di atas tanah Kementerian Agama yang menjadi aset MTsN 1 Batam, dengan 23 ruang kelas baru dari anggaran SBSN tahun 2021. Pihak sekolah sangat berharap dengan kedatangan tim Itjen, penegerian madrasah tersebut segera terwujud. (RP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB