INIKEPRI.COM – Anggota DPR RI dari Partai Golkar Cen Sui Lan seakan tak ada henti-hentinya berkarya bagi masyarakat Kepulauan Riau.
Sejak awal menjabat hingga saat ini, tak terhitung sudah karya nyata di pembangunan infrastruktur yang Cen Sui Lan hadirkan demi kemajuan kabupaten dan kota yang ada di Provinsi berjuluk Bumi Segantang Lada tersebut.
BACA JUGA :
CSL Berkarya! Kota Batam Dapat 10 Bus Sekolah dan 50 Bus Transportasi Umum
CSL Minta Anggaran Basarnas Ditambah dan Pengadaan Radar Direalisasi BMKG
Tak hanya membangun di wilayah padat penduduk, Anggota Komisi V DPR RI ini diketahui banyak memprioritaskan pembangunan di daerah yang memerlukan sentuhan. Salsh sstunya di Kabupaten Lingga.
Atas ikhtiar Cen Sui Lan, dua desa yang berada di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, yaitu Desa Pekaka dan Kerandin, sekarang telah terhubung oleh jembatan gantung. Dengan jembatan gantung tersebut, rentang kendali kedua desa pun semakin dekat.
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan aspirasi dari Politisi Partai Golkar, Cen Sui Lan sebagai Anggota Komisi V DPR RI.
Pembangunan jembatan ini dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri, Ditjen Binamarga Kementerian PUPR.
“Itu berasal dari usulan Anggota DPRD Lingga Sui Hiok, Agus Marli serta Iwan Kurniawan kepada saya. Makanya dimasukkan ke program aspirasi tahun anggaran 2022 dan direalisakan,” ucap Cen Sui Lan.
BACA JUGA :
Bahagianya Cen Sui Lan Saat Rahma Boyong 30 Pejabat Tanjungpinang ke Gedung DPR RI
Cen Sui Lan Ajak Kapolda Kepri Bersama-sama Ciptakan Kehidupan yang Harmonis
Sebagaimana diketahui, dana aspirasi Cen Sui Lan untuk jembatan gantung Pekaka-Kerandin ini sebesar Rp 7 miliar.
“Dan ini juga hasil aspirasi dari kunjungan reses saya pada akhir 2021 lalu ke Kabupaten Lingga, dan aspirasi juga dari Bapak Bupati Lingga, Muhammad Nizar,” tambah Cen.
Rencananya, Cen Sui Lan akan meresmikan pembangunan jembatan gantung ini pada Maret 2023 mendatang.
Sebelumnya, kedua desa ini terpisah oleh sungai yang cukup lebar. Untuk menyeberang, sebelum ada jembatan gantung tersebut warga biasanya menggunakan jasa kapal pompong yang disulap menyerupai Roro mini.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan Beri Bantuan Pendidikan Bagi Pelajar di Ruli-ruli Batam
Memang, jalan darat menuju kedua desa ini ada, tapi harus berputar cukup jauh melewati beberapa desa seperti Limbung, Bukit Harapan dan Desa Bukit Langkap. (MIZ)

















