Salah satunya mengusulkan peningkatan status Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menjadi skala internasional.
Dengan begitu akses penerbangan lintas negara dapat terealisasi, mengingat tahun ini direncanakan ada 400 ribu wisman asal China yang akan berkunjung ke Lagoi, Kabupaten Bintan.
“Penerbangan internasional sangat dibutuhkan supaya wisman China bisa langsung mendarat ke Pulau Bintan melalui Bandara RHF Tanjungpinang,” ucap Ansar.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Dinas Pariwisata Kepri Afitri Susanti menyampaikan pihaknya telah menyiapkan kalendar wisata untuk mendongkrak kunjungan wisman 2023.
Berbagai acara wisata telah dirangkum dari usulan tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Totalnya ada sekitar 147 usulan kalendar wisata hingga awal 2023.
BACA JUGA :
Merugi, BUMD Tanjungpinang Lepas Kelola Parkir Bandara RHF
Ia menyatakan kalendar wisata Kepri tahun ini masih mengandalkan kearifan lokal seperti wisata alam dan budaya, wisata olahraga atau sport tourism, hingga wisata kemaritiman.
Sejumlah agenda wisata bertaraf internasional juga akan digelar, salah satunya Tour de Bintan di Kabupaten Bintan yang pada 2022 diikuti ratusan peserta dari 33 negara.
“Kalendar wisata tahun ini dikemas dengan beragam inovasi guna memancing lebih banyak wisman datang ke Kepri,” ujarnya.
Di samping itu, pihaknya bersama asosiasi hingga pelaku perjalanan wisata lokal dan internasional gencar berkolaborasi mempromosikan dunia pariwisata di Kepri, ‘Bumi Segantang Lada’.
“Kita optimistis pariwisata Kepri tahun ini kembali menggeliat,” ucapnya. (DI)
Halaman : 1 2

















