“Kami mengeksplorasi pengalaman dengan teks (seperti obrolan di WhatsApp dan Messenger), dengan gambar (seperti filter Instagram kreatif dan format iklan), dan dengan pengalaman video dan multi-modal,” kata Mark Zuckerberg.
Selain itu, laporan Bloomberg mencatat bahwa tim AI di Meta akan dipimpin oleh Ahmad Al-Dahle, yang merupakan eksekutif pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan.
BACA JUGA :
Instagram Bawa Fitur Baru ‘Notes’ dan ‘Candid Stories’
Dia melapor langsung ke Meta Chief Product Officer Chris Cox, yang menurut laporan tersebut merupakan tanda penting bahwa perusahaan berniat untuk lebih mengintegrasikan AI ke dalam berbagai produk dan layanan online.
Namun, Meta menegaskan kembali bahwa perusahaan masih dalam tahap pertumbuhan AI, karena mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki banyak pekerjaan dasar yang harus dilakukan sebelum mencapai pengalaman yang benar-benar futuristik.
Sebagai catatan penutup dari pengumuman tersebut, Mark Zuckerberg berkomentar bahwa dia bersemangat dengan semua hal baru yang akan dibangun Meta di sepanjang jalan. Dirinya berharap besar ambisinya bisa terwujud. (DI/FAJAR)
Halaman : 1 2

















