Sebelumnya, kasus subvarian Omicron XBB.1.16 atau Arcturus terdeteksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, ada 2 kasus Arcturus yang terdeteksi. Ini berdasarkan penelusuran genome squencing pada akhir Maret 2023.
“Sampai saat ini sudah dua kasus (Arcturus, Red) yang ditemukan,” kata Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (13/4). (RBP/FAJAR)

















