Kala Amsakar Achmad Bercerita Kisah Lukman Al Hakim

- Publisher

Senin, 1 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menceritakan kisah hikmah masyur sarat makna saat Halal Bil Halal Forum Sahabat Batam di Sekretariat Forcab Victoria Blok AA di Tanjung Riau, Sekupang, Minggu (30/4/2023) pagi. Foto: MC Batam

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menceritakan kisah hikmah masyur sarat makna saat Halal Bil Halal Forum Sahabat Batam di Sekretariat Forcab Victoria Blok AA di Tanjung Riau, Sekupang, Minggu (30/4/2023) pagi. Foto: MC Batam

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menceritakan kisah hikmah masyur sarat makna saat Halal Bil Halal Forum Sahabat Batam di Sekretariat Forcab Victoria Blok AA di Tanjung Riau, Sekupang, Minggu (30/4/2023) pagi.

Kisah tersebut yakni Luqman Al Hakim, Anaknya dan Keledai Tungganganya. Cerita ini, salah satunya, betapa ragamnya tafsir setiap orang atas tindakan yang lainnya.

BACA JUGA :

Pesan Amsakar Saat Silaturahmi dengan Keluarga Besar KaHmi Kota Batam, Jadi Garda Terdepan Jaga Kekompakan Batam yang Heterogen

Pulang dari Safari Ramadan, Amsakar Dapati Korban Lakalantas dan Segerakan Bawa ke Rumah Sakit

Dalam kisah hikmah ini, awalnya Luqman menaiki keledai dan anaknya menuntun. Tak ayal, ada orang mencela tindakan Luqman, dengan menilainya sebagai pribadi yang sombong.

BACA JUGA:  Di Safari Ramadan, Amsakar Serukan kepada Masyarakat Bersama-sama Atasi Persoalan Sampah

Lalu kemudian, giliran Luqman yang menuntun dan anaknya yang menaiki keledai. Melihat pemandangan ini, sekelompok orang berpendapat bahwa anak Luqman memiliki akhlak yang tidak baik. Lantas keduanya menaiki keledai tersebut. Pendapat sinis tetap saja ada. Sekelompok orang menilai betapa Luqman dan anaknya tak merasa kasihan dengan kedelai.

Terakhir, keduanya turun dan hanya menuntun keledai tersebut. Pendapat sinis tak juga berhenti, keduanya dinilai bodoh hanya karena tidak menunggangi sang keledai.

Kisah ini Amsakar sampaikan mengingat bahwa manusia tak lepas dari mistafsir antar sesama. “Tema besar dari kisah ini, kita diharapkan jangan terlampau cepat menilai, padahal sepenggal. Akibatnya selalu ada tafsir yang salah,” ucap Amsakar.

Begitupun dalam hal memimpin, kebijakan-kebijakan Pemko Batam tentu saja tak bisa memuaskan semua pihak. Untuk hal ini, Amsakar menyampaika permohonan maaf jika ada kebijakan yang belum tepat sasaran. Namun demikian, pihaknya tak tinggal diam untuk terus melakukan yang terbaik.

BACA JUGA:  Fakultas Hukum Uniba Gelar Sidang Skripsi Angkatan Tahun 2017

“Dalam memimpin Batam, tentu saja tak semua kebijakan kami mendapat pemahaman yang sama. Pasti ada yang pro dan kontra, tergantung memandang dari mana kita memandang,” papar dia.

Maka dari itu, halal bil halal menjadi sangat penting untuk membina silaturahmi. meluruskan persepsi yang salah dan memberikan masukan atas kebijakan yang salah.

Amsakar sadar, setiap pribadi hadir dengan keterbatasan dan tak akan lepas dari kesalahan-kesalahan. “Tak ada satupun manusia yang bebas dari dosa, oleh karena itu momentum halal bil halal ini menjadi sangat penting,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Salurkan Beasiswa Kepada Ribuan Pelajar di Kota Batam

Maka tidak heran, Amsakar kerap ‘mengumandangkan’ perihal silaturahmi dan kebersamaan. Dua hal ini telah terbukti berhasil menjadi kekuatan menuju Batam yang semakin hebat.

BACA JUGA :

Pemko Batam Raih WTP untuk Kesebelas Kali, Amsakar Apresiasi OPD

“Yang saya ingin kedepankan adalah energi bersama. Alhamdulillah banyak support atau dukungan terkait ini. Ketika kami sedikit oleng capek, rekan-rekan semua, masyarakat Batam hadir memperkuat,” kata Amsakar disambut tepuk tangan.

Untuk itu, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Batam, Amsakar menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, yang tidak pernah bosan dan secara bersama membangun Batam.

“Selayaknya saya sampaikan terimakasih atas support yang ikhlas dan cerdas dari masyarakat Batam, termasuk saudara-saudara Forsab,” pungkasnya. (RP)

Berita Terkait

Semarak Hari Kebaya Nasional 2026, PIKORI BP Batam Ajak Perempuan Lestarikan Budaya Bangsa
Tiga Siswa SMAN 2 Batam Lolos Paskibra 2026, Siap Kibarkan Merah Putih di Tingkat Provinsi dan Kota
DBG Pilih Batam sebagai Basis Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24/7
Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya
Perkuat Pelayanan Publik, BP Batam Siap Jalin Kolaborasi dengan Kantor Bahasa Kepri
Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat
Amsakar Ajak Investor Tiongkok Tanam Modal di Batam, Soroti Keunggulan FTZ dan Infrastruktur
Pelatihan Public Speaking HKG PKK 2026, Erlita Minta Kader Jadi Penyambung Informasi Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

Semarak Hari Kebaya Nasional 2026, PIKORI BP Batam Ajak Perempuan Lestarikan Budaya Bangsa

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tiga Siswa SMAN 2 Batam Lolos Paskibra 2026, Siap Kibarkan Merah Putih di Tingkat Provinsi dan Kota

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:49 WIB

DBG Pilih Batam sebagai Basis Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24/7

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:55 WIB

Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat

Berita Terbaru