Gubernur Kepri Sosialisasikan Pencegahan Stunting di SMAN 20 Batam

- Admin

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20 Mega Legenda, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20 Mega Legenda, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20 Mega Legenda, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023).

Gerakan GeMas yang ditujukan kepada anak-anak usia sekolah kali ini mendapat sambutan antusias dari para siswa SMAN 20 Batam, yang berkumpul di halaman sekolah. Gubernur Ansar dan rombongan disambut dengan riang oleh para siswa.

Menurut Gubernur Ansar, program pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan kualitas emosional yang baik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah terus melakukan berbagai upaya sejak dini, mulai dari memberikan ASI eksklusif selama enam bulan oleh ibu, konsumsi makanan bergizi dan seimbang, hingga menjalani pola hidup bersih dan sehat. Hal ini diungkapkan oleh mantan Bupati Bintan selama dua periode.

Baca Juga :  Selamat Datang Kajari Baru

Guna mendukung upaya tersebut, Gubernur Ansar menekankan pentingnya perhatian terhadap remaja, termasuk para siswa sekolah. Karena mereka adalah generasi masa depan yang akan menentukan nasib bangsa dan negara.

“Ketika anak-anak kita mengalami stunting, selain terlihat dari perbedaan fisik dengan orang normal, hal tersebut juga berdampak pada tingkat kecerdasan mereka. Pola pikir mereka menjadi lemah dan tidak mampu berfikir cerdas dan bijaksana,” jelasnya.

Jika hal ini terjadi, akan menjadi beban yang berat, baik bagi keluarga maupun negara. Oleh karena itu, kita ingin agar semua anak kita lahir dan tumbuh kembang secara sehat tanpa mengalami stunting.

Selanjutnya, Gubernur Ansar menjelaskan bahwa ketika generasi muda semua hidup sehat tanpa stunting, seiring dengan pertumbuhan mereka menuju dewasa, mereka juga akan mampu melahirkan generasi berikutnya yang sehat.

Baca Juga :  Dugaan Jual Beli Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam

“Kita juga patut bersyukur, karena angka stunting di Provinsi Kepri pada tahun lalu, yang masih mencapai 17,6 persen, telah turun menjadi 15,4 persen. Dan tahun depan, tepatnya pada tahun 2024, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita diminta untuk menurunkan angka stunting menjadi sekitar 14 persen,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Manajer Program Satgas Stunting BKKBN Kepri, Aditya Wirapratomo, menjelaskan bahwa BKKBN terus melakukan pendekatan dalam pencegahan stunting, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia 1000 hari.

Sebagai bagian dari kegiatan, Gubernur Ansar juga memberikan hadiah dalam bentuk kuis bagi siswa dan guru yang beruntung. Gubernur juga mengajak para guru untuk ikut bernyanyi dan bersolawat bersama.

Baca Juga :  Mantap! Gubernur Ansar Tambah Insentif Guru Tahun Ini

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan piagam dukungan GeMas dari BKKBN Provinsi Kepri kepada SMAN 20. Selain itu, acara juga melibatkan minum obat tablet penambah darah dan vitamin untuk pencegahan stunting oleh semua siswa SMAN 20 Batam.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP-PKK Provinsi Kepri/Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari, Wakil I DPRD Kepri, Rizki Faisal, SE., MM, Ketua BKKBN Kepri,Rohina, Koordinator Program Manajer Satgas Stunting Provinsi Kepri, Aditya Wirapratomo, Sp.SPSI, Pimpinan Klinik De’ Wira, Dr. Hendra Januriansyah, Kepala Sekolah SMA 20 Batam, Adi Saputra, M.Pd, Kepala Sekolah SLB Negeri Batam, Dian, dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri dan Tim Percepatan Pembangunan. (RP)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru