Kaya Budaya dan Kearifan Lokal, Nuryanto Antusias Ikuti Grebeg Suro Ponorogo

- Admin

Rabu, 19 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang menjadi bagian dari gelaran Grebeg Suro kembali digelar.

Grebeg Suro Ponorogo merupakan salah satu tradisi budaya tahunan masyarakat Kota Reog dalam wujud pesta rakyat. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharram atau 1 Suro dalam kalender Jawa.

BACA JUGA :

MPLS Digelar, Ketua DPRD Batam Nuryanto Minta Perketat Pengawasan

Pengurus Forkom Sragen-Batam Resmi Dikukuhkan, Nuryanto: Jaga Kerukunan

Perhelatan Grebeg Suro di Ponorogo, Jawa Timur ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Oleh karenanya ada berbagai event menarik yang bisa ditonton. Di antaranya seperti Festival Nasional Reog Ponorogo, Gelar Budaya, hingga Kirab Pusaka Larung Sesaji.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto S.H., M.H. yang secara langsung menghadiri undangan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur bersama utusan dari Pemerintah Kota Batam dalam momen tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Titik Kota Batam Disemprot Disenfektan Guna Putus Penyebaran Covid-19

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan bahwa Perhelatan Grebeg Suro di Ponorogo ini merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan kesenian khas Ponorogo, khususnya reog yang merupakan warisan dari nenek moyangnya.

Selain itu, FNRP ini juga dinilainya memiliki karakter yang khas dan kuat dengan nilai-nilai budaya, sehingga sudah selayaknya layak diusulkan menjadi festival internasional. Sehingga diharapkan bisa mendongkrak perekonomian, pariwisata dan pendidikan warga Ponorogo.

“Kegiatan budaya yagn ditujukan untuk melestarikan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal ini sangat penting dan bagus. Dan kami dari DPRD Kota Batam sangat menyambut baik even yagn sudah sangat layak dijadikan sebagai festival internasional,” tegas

Hal senada juga diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang mengatakan bahwa festival ini sudah sangat layak untuk diangkat dalam even internasional.

Baca Juga :  Pattern Bersolawat Sempena Maulid Nabi, Hari Santri dan Milad Pondok Pesantren Alam Attaqi Modern

Bahkan beberapa utusan negara yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku sangat tertarik untuk membawa kesenian ini untuk bisa tampil di negaranya.

Oleh karenanya, pihaknya sangat berharap agar penyelenggaraan Grebeg Suro tahun depan bisa ditingkatkan dengan mendatangkan peserta dari luar negeri.

“Ditingkatkan tahun depan ada peserta dari luar negeri, sehingga event ini berganti bukan hanya ‘top ten’ tapi juga menjadi pagelaran bulanan yang kita proyeksikan,” katanya.

Kata dia, setiap pementasan reog, baik yang digelar dalam satu kegiatan budaya maupun yang bersifat pementasan hiburan, semuanya tetap memiliki dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat mikro.

Sandiaga memberi contoh dalam sekali pentas selalu melibatkan SDM dengan keahlian berbeda, mulai dari penari, musik, kostum, MC. Lalu ada efek domino untuk pedagang kaki lima, UMKM hingga pernak pernik Reog.

Baca Juga :  Jahat, Pria Ini Tega Bunuh Istrinya yang Hamil 6 Bulan

“Saya kira ini bagus untuk menggerakkan ekonomi kita, masyarakat mendapat manfaat dari budaya kegiatan ini,” katanya.
Kehadiran Manparekraf dimanfaatkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko untuk meminta dukungan pembangunan Museum Reog yang saat ini tengah dibangun.

“Saya minta dicari polanya, pemasarannya agar wisatawan banyak ke sini termasuk mancanegara. Ini potensi sarana wisata edufan,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Bupati Sugiri menyebut bahwa saat ini Reog sudah masuk dalam daftar ICH untuk disidangkan pada 2024.

“Dua pekan lalu pak Dirjen Kemendikbud menyampaikan bahwa reyog sudah masuk daftar ICH untuk disidangkan pada 2024. Kami akan perkuat dengan pendampingan Kemenparekraf agar reyog bisa disahkan di ICH,” kata Kang Giri. (RBP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB