Kominfo Siapkan Insentif untuk Perluas Jaringan 5G

- Publisher

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkominfo Budi Arie Setiadi. Foto:Humas Kominfo

Menkominfo Budi Arie Setiadi. Foto:Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Insentif untuk memperluas implementasi teknologi jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia sedang disiapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai langkah strategis untuk meningkatan kecepatan internet di Indonesia.

“Jadi negara investasi dulu tidak usah bayar, sehingga bisa lebih murah operator mau melakukan investasi dalam jumlah yang besar,” kata Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, di Jakarta, pada Kamis (28/9/2023).

Menkominfo Budi Arie optimistis kecepatan internet Indonesia terus meningkat sejalan dengan perkembangan teknologi digital.

BACA JUGA:  Kominfo Bisa Intip Percakapan Whatsapp dan Gmail, Lewat Aturan PSE

BACA JUGA :

Judi Online Merajalela, Kominfo Serius Gencarkan Pemberantasan

Mau Nikmati Jaringan 5G, Harus Ganti Kartu SIM?

Sebab, Kementerian Kominfo terus mendorong agar kecepatan internet Indonesia menduduki peringkat 10 besar di dunia dengan jaringan 5G dengan tetap fokus pada penyelenggaraan infrastruktur digital.

“Memang perlu investasi yang besar, dana yang besar dan perlu komitmen yang besar untuk mewujudkan infrastruktur digital,” ungkapnya.

Menkominfo menargetkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat dunia dapat menempati peringkat ke-10 dunia dalam penyelenggaraan jaringan 5G.

BACA JUGA:  Kemenkominfo Alokasikan 151 VSAT untuk Kepri, Satria-1 Siap Beroperasi 29 Desember 2023

“Kalau kecepatan itu relatif, tapi yang pasti adalah ranking di dunia. Kita ukurannya seperti itu, dunia bukan makin lambat menjual internetnya. Kalau kita bilang target kita 100 Mbps tapi ternyata peringkat dunia naik semua ya tetap saja,” jelasnya.

Menurut Menteri Budi Arie, Kementerian Kominfo terus mengkaji dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengeksekusi layanan jaringan 5G dan meningkatkan kecepatan internet.

Diantaranya adalah bekerjasama dengan perusahaan operator selular dan ekosistem industri terkait.

BACA JUGA:  iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi

“Kami akan bersinergi dengan beberapa operator seluler dan ekosistem industri untuk merumuskan langkah-langkah yang paling baik,” tutur dia.

Dalam mewujudkan layanan jaringan internet berkualitas, pemerintah dipastikan tetap memperhatikan dinamika industri dalam negeri.

Dia juga berpesan kepada ekosistem industri untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan secara sehat dan tetap kompetitif.

“Yang penting industri masih sehat dan berkompetisi secara layak,” jelas Menkominfo menandaskan. (RP)

Berita Terkait

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:42 WIB

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp

Minggu, 26 April 2026 - 08:14 WIB

iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Berita Terbaru

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Internasional

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB