Perlu Upaya Berkelanjutan untuk Menahan Laju Perubahan Iklim

- Admin

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: BMKG

Ilustrasi. Foto: BMKG

INIKEPRI.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengatakan perlu langkah bersama seluruh komponen masyarakat, tidak hanya Pemerintah, namun juga sektor swasta, akademisi, media, LSM, dan lain sebagainya untuk menahan laju perubahan iklim dan dampaknya terhadap bumi yang semakin mengkhawatirkan.

“Hal itu tidak hanya menjadi ancaman bagi Indonesia, namun juga bagi seluruh komunitas internasional. Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, akibat dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan praktik industri yang tidak berkelanjutan, telah mendorong perubahan iklim pada kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkap Dwikorita, pada Senin (12/2/2024).

Ia mengatakan, perubahan iklim global bukanlah kabar bohong (hoax-red) dan prediksi untuk masa depan, melainkan realitas yang dihadapi miliaran jiwa penduduk bumi. Karenanya, fenomena tersebut tidak bisa dianggap sebagai sebuah persoalan sepele.

BACA JUGA:

Ramalan BMKG, Cuaca saat Pemilu 2024 Dinamis

Lebih lanjut, Dwikorita menerangkan, Badan Meteorologi Dunia (WMO) baru saja menyatakan bahwa pada 2023 tercatat sebagai tahun terpanas sepanjang pengamatan instrumental. Anomali suhu rata-rata global mencapai 1,40 derajat Celcius di atas zaman pra industri.

Angka tersebut, kata Dwikorita, nyaris menyentuh batas yang disepakati dalam Paris Agreement 2015 bahwa dunia harus menahan laju pemanasan global pada angka 1,5 derajat Celcius. Pada 2023, terjadi rekor suhu global harian baru dan terjadi bencana heat wave ekstrem yang melanda berbagai kawasan di Asia dan Eropa.

“Rekor iklim yang terjadi pada 2023 bukanlah kejadian acak atau kebetulan, melainkan tanda-tanda jelas dari pola yang lebih besar dan lebih mengkhawatirkan yaitu perubahan iklim yang semakin nyata,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan perubahan iklim memiliki dampak yang besar terhadap bumi dan seluruh mahluk hidup yang mendiaminya tanpa terkecuali.

Baca Juga :  Suhu Udara Panas Terasa Sangat Menyengat, Ini Lima Sebabnya

Berbagai sektor, kata dia, akan mengalami dampak yang sangat besar, utamanya sektor pertanian yang mengancam ketahanan pangan seluruh negara.

“Perubahan iklim menjadi tanggung jawab bersama. Karenanya perlu upaya bersama dan berkelanjutan untuk menahan lajunya dan mengurangi dampaknya,” imbuhnya.

Maka dari itu, Dwikorita menegaskan komitmen BMKG untuk terus menjaga Indonesia dengan sajian informasi iklim yang tepat dan akurat.

Menurutnya, akurasi prakiraan iklim yang tepat, menjadi fondasi banyak kebijakan tepat sasaran pada level nasional maupun level daerah yang telah diterapkan oleh banyak sektor seperti pertanian, sumber daya air, kehutanan, kesehatan, kebencanaan dan lain sebagainya.

Pada 2023, BMKG berhasil menginfokan secara dini potensi El Nino yang menyebabkan dampak cukup signifikan secara nasional. Informasi tersebut dijadikan pijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengambil kebijakan guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan El Nino tersebut.

Baca Juga :  Dikira Mayat Terapung, Eh Rupanya Cuma Berendam. Malaikat Kena Prank!

“InsyaAllah, kinerja dan capaian-capaian BMKG melalui Kedeputian Klimatologi dan UPT Klimatologi di daerah dapat tetap dipertahankan dan ditingkatkan untuk kemanfaatan masyarakat dan negara,” ujar Dwikorita.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG, Fachri Radjab, menambahkan bahwa untuk mencapai target kinerja yang positif, BMKG telah menetapkan sejumlah strategi baru dalam membuat prediksi iklim. Diantaranya, meningkatkan pemahaman ilmiah tentang pengaruh pemanasan global terhadap sistem iklim; penggunaan teknologi terkini; dan kolaborasi global.

Ditegaskan Fachri, bagi BMKG, keberhasilan tidak hanya diukur pada kemampuan membuat prediksi yang akurat, tetapi lebih penting lagi, bagaimana prediksi tersebut dimanfaatkan oleh stakeholder dan masyarakat untuk mendesain kebijakan dan aksi nyata. (RP)

Berita Terkait

Menkominfo Budi Arie Setiadi Pastikan Penguatan Keamanan Siber di PDNS Tangerang Selatan
Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi
Ini Mekanisme Kementerian Kominfo Berantas Konten Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah
Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA
Imigrasi Berhasil Pulihkan Layanan Visa dari Gangguan Ransomware
Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg
Wakil Ketua MPR: Berantas Judi Online Perlu Bersatu

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:10 WIB

Menkominfo Budi Arie Setiadi Pastikan Penguatan Keamanan Siber di PDNS Tangerang Selatan

Senin, 15 Juli 2024 - 10:28 WIB

Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:50 WIB

Ini Mekanisme Kementerian Kominfo Berantas Konten Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:19 WIB

Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:45 WIB

Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA

Minggu, 30 Juni 2024 - 09:13 WIB

Imigrasi Berhasil Pulihkan Layanan Visa dari Gangguan Ransomware

Kamis, 27 Juni 2024 - 09:46 WIB

Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:27 WIB

Wakil Ketua MPR: Berantas Judi Online Perlu Bersatu

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ekonomi

OJK Imbau Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi

Senin, 22 Jul 2024 - 06:40 WIB