Kerja Maksimal Pemko Tanjungpinang Kendalikan Inflasi dan Turunkan Angka Stunting & Kemiskinan

- Admin

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pemko Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Kantor Pemko Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memberikan klarifikasi atas beberapa pemberitaan dan informasi yang menjelaskan bahwa inflasi di Tanjungpinang mulai tak terkendali berikut dengan permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Kadiskominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto,ST menjelaskan bahwa berdasarkan data BPS, inflasi di Tanjungpinang pada bulan Januari 2024 berada di angka 0,37% yang berada diatas rata-rata nasional. Warning BPS terkait inflasi tersebut memang telah disikapi secara serius oleh Pemko Tanjungpinang melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin langsung oleh Sekda Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA:

Warga Berterimakasih Pemko Tanjungpinang Adakan Pasar Murah Jelang Ramadhan

Teguh juga menambahkan bahwa gejolak inflasi menjelang bulan suci Ramadhan dan Lebaran memang lumrah terjadi tidak hanya di Tanjungpinang namun juga di daerah lain. Ditambah lagi, Tanjungpinang bukanlah daerah penghasil komoditi utama penyumbang inflasi.

Baca Juga :  Pemko Tanjungpinang Target Lantik Calon PPPK di Akhir Mei 2024

Pada rentang September hingga ke Desember 2023, tercatat angka inflasi di Tanjungpinang selalu terkendali bahkan pada bulan Desember 2023 berdasarkan data BPS, Kota Tanjungpinang menempati urutan 15 terendah secara nasional dari 90 Kota IHK.

Berbagai langkah dan upaya Pemko Tanjungpinang dalam pengendalian Inflasi juga telah dilakukan diantaranya dengan menggelar Operasi Pasar, Gerakan Pangan Murah, pemberian subsidi transportasi untuk distributor barang pokok dan juga dengan selalu mengecek stok beras yang ada di gudang Bulog.

Baca Juga :  Pemberitahuan: U-Turn Baru di Jalan W.R. Supratman Sudah Dapat Difungsikan

Untuk menjawab permasalahan kemiskinan di Tanjungpinang, Teguh memaparkan bahwa berdasarkan data survey sosial ekonomi yang dilakukan oleh BPS, angka kemiskinan di Tanjungpinang telah mengalami penurunan dari 9,85% pada tahun 2022 menjadi 7,95 % pada tahun 2023.

Sementara itu, terkait penanganan stunting di Tanjungpinang juga telah dilakukan berbagai langkah kebijakan melalui Tim Percepatan Penurunan Angka Stunting (TPPS). Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan dengan melakukan monitoring di setiap puskesmas dan posyandu terhadap ibu hamil dan juga memberikan bantuan khususnya untuk asupan nutrisi dan gizi. Berbagai pihak seperti TP PKK Kota Tanjungpinang juga bersinergi dalam melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini agar angka stunting dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Disbudpar Tanjungpinang Beri Pelatihan Pemandu Wisata Bagi Warga Madong dan Sei Nyirih

Upaya pengendalian Stunting di Tanjungpinang juga dalam kategori aman sesuai dengan data dari tahun 2022 berada di 18% menjadi 15,7% pada tahun 2023. Dari 18 kelurahan yang ada di Tanjungpinang, sudah 2 kelurahan yang masuk dalam kategori Zero Stunting.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos memang sangat memprioritaskan permasalahan inflasi, stunting dan kemiskinan di Tanjungpinang. Pemko Tanjungpinang juga telah menggelontorkan dana sebesar Rp.17,5 Milyar melalui Dana Insentif Daerah yang telah disalurkan untuk penanganan rehab rumah tidak layak huni, program padat karya untuk pengendalian banjir, subsidi distribusi dan banyak program lainnya untuk mengintervensi pengendalian harga bahan pokok. (RBP)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB