INIKEPRI.COM – Calon Gubernur Kepri Nomor Urut 1, Ansar Ahmard Nyanyang menggelar kampanye Akbar di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Selasa (19/11/2024).
Acara besar ini digelar di tengah guyuran hujan yang hampir sepanjang hari tidak berhenti. Namun begitu semangat warga tidak surut dan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara kampanye.
Selain dibanjiri warga dan tokoh masyarakat, kampanye akbar ini juga dihadiri Pasangan Calon Bupati Natuna Nomor Urut 1, Cen Sui Lan – Jarmin dan sejumlah tokoh politik Natuna yang berasal dari berbagai partai politk pengsusung Ansar – Nyangnyang seperti Partai Golkar, Partai Gerindra, PPP, Partai Demokrat, PKS, PKB, PAN, Gelora, Perindo dan Partai Ummat.
Di kampanyenya kali ini Anasr – Nyangnyang juga mengajak serta Ustadz Muhadir Ritonga untuk menyampaikan tausyiah agama.
Pada kesempatan ini Ansar Ahmad menyeru kepada warga agar senantiansa memanjatkan Shalawat Nabi.
“Suapaya kita semua mendapatkan syafaat,” seru Ansar diikuti dengan lantunan shalat yang didendangkan secara bersama-sama.
Ia mengemukakan pemerintahannya hanya terbatas sampai 3 tahun delapan bulan saja. Yang tiga tahun ini kemudian dikurangi dengan masa Covid 19.
“Sehingga waktu yang efektif untuk kami bekerja secara keseluruhan cuma dua tahun,” jelasnya.
Disamping itu ia juga mengingatkan bahwa Provinsi Kepri memiliki banyak sekali pulau dan yang berpenduduk sebanyak 300 lebih.
“Hal ini perlu dukungan dari pemerintahan nasional untuk membangun semua pulau itu,” tegasnya
Ansar kemudian memaparkan sejumlah pembangunan yang dijalanlan di Natuna di antaranya Jembatan Semala, Kelarik akan dibangun tahun depan. Proyek ini sudah dianggarkan Rp. 15 miliar
Kemudian pendidkkan gratis SPP untuk SLTP, pakaian gratis baru dua stel, guru madrasah di bawah Kemenag dapat insentif dan akan disubsidi SPP untuk muridnya.
Selanjutnya pinjaman modal tanpa bunga maksimal 40 juta untuk mendukung pengembangan usaha.
Selain itu terdapat juga program Kepri Terang. Melalui program ini pemerintah ingin PLN menyala selama 24 jam di seluruh pulau. Dan hingga saat ini terdapat 11.0000 lebih rumah yang sudah disambungkan meteran gratis.
Kemudian BPJS ketenagakerjaan untuk nelayan sudah sebanyak 30.000 se Kepri untuk masing-masing Rp. 70 juta dan anaknya dua orang disekolahkan dari TK sampai sarjana.
Dan terdapat juga BPJS Petani supaya petani juga ada yg menjaminnya. Sementara untuk buruh, tukang ojek dan sopir taxi BPJSnya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten
“Ini semua program yang mengutamakan masyarakat. Apabila bapak ibu ingin program ini berlanjut maka Coblos Nomor I,” serunya.
Selain itu ia juga menegaskan bahwa fokus ke depan Pemprov Kepri adalah pendidikan fokasi. Hingga tahun ini sudah 11 ribu orang yang mengikuti peogram tersebut.
“Ini semua kita lakukan untuk kemajuan kia bersama di Kepri. Maka bapak ibu semua jangan lupa coblos nomor 1,” tuntasnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















