INIKEPRI.COM – Lembaga Survei Politik, Poltracking Indonesia merilis hasil survei jelang pemilihan wali kota dan wakil wali kota Batam 2024.
Peneliti utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, dalam keterangan resminya kepada INIKEPRI.COM, Jumat (22/11/2024) sore menjelaskan survei yang dilakukan Poltracking Indonesia dilakukan pada pada pertengahan November 2024.
“Dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 13 – 19 November 2024. Sampel pada survei ini adalah 800 responden dengan margin of error +/- 3.5% pada tingkat kepercayaan 95%,” papae dia.
Adapun Klaster survei ini, jelas dia, menjangkau 12 kecamatan di Kota Batam secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024. Sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.
“Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih,” jelasnya.
Masduri menjelaskan, Temuan pokok dan analisis hasil survei ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
“Pertama, Pada simulasi Tunggal Calon Walikota Batam, Amsakar Achmad memperoleh angka elektabilitas 72.4%, sedangkan Nuryanto (22.9%),” ungkapnya.

Kedua, kata Masduri, Pada simulasi Tunggal Calon Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas 70.8%, sedangkan Hardi Selamat Hood 23.6%.
“Ketiga, Pada simulasi pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam, pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas 71.8%, sedangkan pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood 23.5%,” rincinya.

Keempat, imbuh dia, Peta persebaran kekuatan Elektabilitas Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam berdasarkan kelompok usia.
“Pemilih Generasi Z, Milenial Muda, Milenial Matang, Generasi X, Baby Boomers dan Silent Gen cenderung kepada Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra,” kata dia dalam keterangan resminya.
Selanjutnya pemaparan dia, poin kelima pada Peta persebaran kekuatan Elektabilitas Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam berdasarkan pilihan partai politik.
“Pemilih Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, PKS, Partai Demokrat, dan PKB cenderung kepada Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra. Sementara pemilih PDI Perjuangan dan PAN cenderung berimbang antara Nuryanto – Hardi Selamat Hood dan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra,” kata dia lagi.
Pada poin Keenam hasil survei Poltracking Indonesia, Peta sebaran kemantapan pilihan. Pemilih Nuryanto – Hardi Selamat Hood 23.5%,
merupakan strong voter 87.2%.
“Sementara swing voter 12.2%, Pemilih Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra 71.8%), merupakan strong voter 82.9%, sementara swing voter 15.5%,” penjelasan Masduri.
Ketujuh, Masduri melanjutkan, Predictive model simulasi surat suara Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam, pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood memperoleh angka elektabilitas 25.7%, dengan konsekuensi MoE 3.5%, tertinggi 29.2% dan terendah 22.2%.
“Sedangkan pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas 74.3%, dengan konsekuensi MoE 3.5%, tertinggi 77.8% dan terendah 70.8%,” jelasnya.
Penulis : IZ

















