Dirut PLN Batam Kwin Fo akan Laporkan Dugaan Mark-Up Alat PLN Batam ke KPK

- Admin

Sabtu, 26 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo. Foto: INIKEPRI.COM/Dok. Pribadi Kwin Fo

Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo. Foto: INIKEPRI.COM/Dok. Pribadi Kwin Fo

INIKEPRI.COM – Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo akan melaporkan dugaan mark up pembelian alat PLN Batam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini terlihat ketika Kwin Fo menjabat sebagai Direktur Utama PLN Batam yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris.

Setelah beberapa hari setelah dilantik sebagai Dirut PLN Batam, Kwin Fo menemukan indikasi pembelian alat dengan harga yang sudah dimark-up sangat tinggi.

“Semua data terkait temuan ini sedang saya kumpulkan dan akan segera saya laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena nilai kerugian yang ditimbulkan sangat besar,” tegasnya, Sabtu, 26 April 2025.

Baca Juga :  Gagas Program Ibu Asuh, Srikandi PLN Batam Aktif Cegah Stunting

Penunjukan Kwin Fo sebagai Direktur Utama PLN Batam, merupakan langkah strategis dari Kementerian BUMN untuk memperbaiki berbagai persoalan di tubuh perusahaan tersebut.

“Saya diberi tugas oleh Kementerian BUMN dan juga PLN Pusat untuk melakukan perbaikan di PLN Batam, khususnya terkait ketersediaan pasokan gas dengan harga yang sesuai, serta mengevaluasi kontrak-kontrak kerja sama antara PLN Batam dan sejumlah industri di Kota Batam yang selama ini merugikan PLN,” ungkap Kwin Fo, Sabtu, 26 April 2025.

Baca Juga :  PLN Batam dan Polda Kepri Siap Bersinergi Jaga Pasokan Listrik Andal dan Aman

Kwin Fo juga menemukan adanya kejanggalan dalam kontrak penjualan listrik antara PLN Batam dengan salah satu perusahaan di Batam. Harga jual listrik dalam kontrak tersebut lebih rendah dari harga yang telah ditetapkan, yang berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi PLN.

Baca Juga :  Batam Sembilan Kali Berturut Raih Opini WTP

Kwin Fo menegaskan bahwa tugas yang diembannya bukan hanya memperbaiki internal PLN Batam, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Batam.

“Kalau ada pihak-pihak yang merasa tidak senang atau terganggu dengan pengangkatan saya sebagai Dirut, tentunya mereka adalah orang-orang yang terusik dengan upaya perbaikan yang sedang kami lakukan di PLN Batam,” pungkasnya.

Penulis : TENGKU BAYU

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB