INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara Halalbihalal sekaligus pengukuhan Dalihan Na Tolu Serikat Tolong Menolong Batak Muslim Sagulung Baru (STMBMS) di Sekretariat STMBMS, RT 03 RW 05 Sagulung Baru, Sabtu (26/4/2025) malam.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai bentuk penghormatan dan simbol mempererat hubungan, keluarga besar STMBMS menyematkan ulos kepada Amsakar, menandakan semakin eratnya ikatan antara dirinya dan komunitas Batak Muslim Sagulung Baru.
Pada kesempatan ini, Amsakar mengucapkan selamat Idulfitri 1446 Hijriah kepada seluruh STMBMS. Ia menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota Batam, serta Badan Pengusahaan (BP) Batam.
“Tak ada manusia yang steril dari kesalahan. Momentum Halalbihalal ini menjadi sarana untuk saling memaafkan, mengikhlaskan, dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.
Lebih jauh, Amsakar membagikan kisah kedekatannya dengan masyarakat Batak, yang telah terjalin erat sejak lama melalui hubungan keluarga angkat maupun pernikahan keponakannya. Ia menuturkan bahwa budaya Batak dengan nilai kekeluargaan yang kuat sudah sangat akrab dalam kehidupannya.
“Melalui pemberian ulos malam ini, saya merasa semakin menjadi bagian dari keluarga besar Batak Muslim Sagulung Baru,” ungkapnya.
Selain mempererat tali persaudaraan, Amsakar mengingatkan pentingnya peran komunitas seperti STMBMS dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Ia menekankan bahwa kontribusi aktif komunitas akan mempercepat terwujudnya Batam sebagai kota yang madani, modern, dan sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga mengajak seluruh anggota STMBMS untuk terus memperkuat ukhuwah, menjaga kekompakan, dan meningkatkan kerja sama. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama membangun komunitas yang solid dan berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah.
“Semangat persaudaraan harus kita jaga. Dengan gotong royong dan kekompakan, kita dapat membangun Batam menjadi kota yang lebih baik dan sejahtera,” tambahnya.
Tak hanya itu, Amsakar menegaskan pentingnya meninggalkan narasi kontraproduktif yang memperuncing perbedaan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih fokus pada introspeksi diri dan membangun energi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus berhenti menjadi ahli mengkritik tanpa memberikan solusi. Mari kita tutup lembaran masa lalu, berhenti membicarakan daftar kesalahan orang, dan fokus bekerja nyata untuk Batam,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar memohon dukungan dan doa dari seluruh warga agar dirinya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dapat menjalankan amanah dengan jujur, istiqomah, dan tetap rendah hati.
“Kami mohon doa agar selalu sehat, tetap berjalan di jalan yang benar, dan tidak berubah karakter hanya karena jabatan. Jabatan adalah amanah, bukan alasan untuk melupakan nilai-nilai yang kita pegang teguh,” tutupnya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















