Amsakar: Drainase, Reboisasi, dan Tata Ruang Kunci Atasi Banjir Batam

- Admin

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat meninjau lapangan beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat meninjau lapangan beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Senin (5/5/2025) menyebabkan banjir di hampir seluruh kecamatan. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut kejadian ini sebagai alarm penting untuk memperbaiki sistem penanganan banjir secara menyeluruh.

Usai membuka pelatihan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Perumahan KDA, Amsakar menyampaikan bahwa ia telah menerima laporan banjir dari seluruh camat. Meski belum turun langsung, ia telah menginstruksikan camat dan lurah untuk memetakan wilayah terdampak dan menyiapkan penanganan cepat.

“Kita harus cepat respon. Saya sudah minta inventarisasi titik-titik rawan agar alat dan personel bisa dikerahkan secepatnya,” ujarnya, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga :  Pasca Razia, Pusat Kuliner Mega Legenda Mendadak Jadi 'Kota Mati'

Menurut Amsakar, pompa air memang disiapkan untuk solusi jangka pendek, tetapi tidak cukup. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir butuh strategi menyeluruh, termasuk normalisasi drainase, perbaikan tata kelola air, dan penghijauan wilayah hulu.

“Pompa hanya bagian kecil dari solusi. Kita juga butuh drainase yang baik, pengelolaan ruang yang benar, dan reboisasi. Ini harus dikerjakan bersama,” tegasnya.

Ia menyoroti maraknya pembukaan lahan tanpa kajian lingkungan, penggundulan bukit, hingga alih fungsi daerah resapan sebagai penyebab banjir makin parah. Hal ini, kata Amsakar, mempercepat aliran air ke permukiman setiap kali hujan deras.

Baca Juga :  RI dan Singapura Makin Serius Bangun Jembatan Batam-Bintan

“Dulu ada hutan, sekarang sudah rata. Jadi air langsung mengalir tanpa penghambat. Ini jadi tantangan berat, apalagi anggaran daerah kita terbatas,” ucapnya.

Pemerintah Kota Batam saat ini sedang berupaya menggandeng Kementerian PUPR untuk membantu pembangunan infrastruktur penanganan banjir berskala besar.

Di sisi lain, Amsakar mengajak masyarakat turut aktif menjaga lingkungan. Menurutnya, kebiasaan buruk seperti membuang sampah sembarangan memperparah genangan.

Baca Juga :  Cerita Pilu Bocah Yatim Tujuh Tahun yang Harus Dikarantina karena Tiga Kakaknya Positif Corona

“Pemerintah bekerja, tapi masyarakat juga harus terlibat. Jangan saling menyalahkan, ini warisan dari pembangunan masa lalu. Sekarang saatnya kita perbaiki bersama,” tuturnya.

Ia menekankan, banjir tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah musiman. Perlu langkah serius lintas sektor agar kejadian serupa tidak terus terulang.

“Hujan deras dalam waktu tiga jam saja sudah cukup membuat banyak kawasan tergenang. Berarti ini tanda serius. Kita tidak bisa lagi main-main soal tata kota dan lingkungan,” tutupnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB