Li Claudia Menyusuri Genangan: Mencari Akar Masalah di Balik Banjir Batam

- Publisher

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Batam Kota. Foto: INIKEPRI.COM

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Batam Kota. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Langit belum selesai menangis, namun air sudah merayap ke pekarangan. Jumat (9/5), Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Batam Kota. Titik fokusnya adalah Perumahan Botania dan sekitarnya—wilayah yang saban hujan menjadi langganan genangan.

Didampingi jajaran kecamatan, kelurahan, dan Satpol PP, Li Claudia menyusuri kawasan Ruko Marbella 2 hingga Perumahan Odesa. Di sana, genangan tak hanya menjadi cerita, tapi juga bukti: air tak lagi punya jalan pulang.

*“Air tak menipu,” katanya lirih kepada warga,
“ia hanya mencari celah di kota yang menolak resap.”

Pemeriksaan di lapangan menemukan saluran drainase tersumbat parah. Bahkan, beberapa titik mengalami longsor ringan. Penyebabnya bukan hanya curah hujan yang tinggi, tapi juga tumpukan material bangunan dan menjamurnya bangunan liar—yang berdiri di atas lahan milik pemerintah, merampas jalur hijau yang seharusnya jadi tempat air bernafas.

“Belum satu jam hujan turun, genangan sudah menyebar di sembilan kecamatan,” tegas Li Claudia.
“Ini bukan semata alam, ini ulah manusia yang mengabaikan aturan.”

Bangunan liar, menurutnya, bukan hanya melanggar tata ruang, tapi juga menghambat upaya penanggulangan. Tak sedikit bangunan yang berdiri di atas saluran air, menyulitkan alat berat untuk bekerja dan memperbesar risiko bencana.

BACA JUGA:  New Normal, Balap Liar Menggila di Engku Hamidah!

Dalam perjalanannya, ia berdialog langsung dengan warga serta pengurus RT dan RW. Di situ, ia tak hanya mengimbau, tetapi juga mengajak: untuk kembali pada semangat gotong royong.

“Saluran yang tersumbat bukan hanya oleh sampah,
tapi juga oleh lupa kita akan kebersamaan.”

Li Claudia menekankan pentingnya kesadaran kolektif. Ia berharap warga dapat rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing. Selain itu, ia memperingatkan para pemilik bangunan ilegal untuk segera membongkar sendiri sebelum dilakukan tindakan penertiban oleh pemerintah.

BACA JUGA:  Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007

“Lahan hijau adalah paru kota. Jangan dibebani beton rakus.
Bila terus dipaksa berdiri, maka akan kami robohkan,” ujarnya tegas.

BACA JUGA:  Mirip Aldi Taher, Tujuh Bacaleg di Batam Terdaftar di Dua Parpol

Ia bahkan menunjuk langsung bangunan yang berdiri di luar site plan di Perumahan Odesa. Bangunan itu, katanya, menghalangi akses pembersihan dan menjadi potensi penyebab banjir yang lebih besar.

*“Banjir ini bukan takdir, ini akibat,”
“Dan setiap akibat punya asal yang bisa dicegah.”

Selama hampir satu jam meninjau, Li Claudia menyaksikan langsung betapa banjir bukan hanya soal air, tetapi juga soal tata kota, kedisiplinan, dan kepedulian.

Ia menutup kunjungannya dengan pesan yang mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam menjaga Batam:

“Jika kota adalah tubuh, maka drainase adalah nadinya.
Jangan biarkan ia tersumbat oleh ketidakpedulian.”

Penulis : IZ

Berita Terkait

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru