Batam dan Jejak Indah Kemandirian Fiskal

- Admin

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wamendagri Bima Arya. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wamendagri Bima Arya. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM  — Dalam senyap kerja dan deras langkah kebijakan, Kota Batam kembali menorehkan tinta emas di lembaran pembangunan fiskal nasional. Seperti embun pagi yang menyejukkan harapan, kota ini dinobatkan sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemandirian fiskal tertinggi di Indonesia.

Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dalam Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Surabaya, Kamis (8/5/2025). Batam berdiri sejajar dengan kota-kota besar lainnya—Surabaya, Bandung, Tangerang Selatan, Denpasar, hingga Medan—dalam daftar kota yang mampu menafkahi pembangunannya sendiri, tanpa terlalu bersandar pada dana dari pusat.

“Ini artinya, kota-kota tersebut memiliki kekuatan fiskal untuk berdiri di atas kaki sendiri. Mereka mampu menghidupi roda pembangunan dan birokrasi tanpa terlalu bergantung pada pemerintah pusat,” ujar Bima Arya.

Baca Juga :  Batam Chess Club Gelar Turnamen Catur Berhadiah Rp 8 Juta, Kuota Hampir Penuh!

Dari 546 daerah yang dinilai, hanya 26 wilayah yang dinobatkan sebagai “kuat secara fiskal”—11 di antaranya adalah kota. Sementara itu, 493 daerah masih dinilai rapuh, menggantungkan diri pada transfer dana pusat layaknya tunas muda yang belum mampu berdiri kokoh.

Bima menegaskan, kemandirian fiskal bukan hanya tentang angka-angka. Ini adalah soal marwah dan kedaulatan lokal. Ia menyebut bahwa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, daerah-daerah harus mampu menciptakan ruang fiskal yang luas melalui pengelolaan anggaran yang bijak dan berkelanjutan.

“Efisiensi bukan sekadar penghematan, melainkan seni menyusun prioritas. Ia menciptakan ruang untuk pertumbuhan yang sehat,” katanya.

Dalam lanskap prestasi ini, Batam bersinar terang. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut kabar ini dengan penuh syukur dan rendah hati. Menurutnya, keberhasilan ini tak lahir dari kebetulan, melainkan dari kerja keras yang sabar dan arah kebijakan yang teguh.

Baca Juga :  BP Batam Permudah Investasi, Amsakar Ajak Pengusaha Bangun Batam Lewat CSR

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari konsistensi dan sinergi seluruh perangkat pemerintahan. Tapi kita tak boleh lengah. Banyak tantangan yang menanti untuk dituntaskan,” ujar Amsakar, Jumat (9/5).

Ia menyebutkan sejumlah pekerjaan rumah yang masih menjadi prioritas, mulai dari pengelolaan sampah, penanggulangan banjir, hingga persoalan ketenagakerjaan.

Namun, lebih dari sekadar pencapaian, Amsakar menekankan pentingnya kualitas belanja daerah. Baginya, tiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) haruslah menjadi cahaya bagi warga—bukan sekadar angka di laporan keuangan.

Baca Juga :  Program Prioritas ASLI Lahir dari Harapan Masyarakat Batam

“Kita ingin setiap rupiah benar-benar hidup—memberi manfaat, menyentuh kebutuhan riil masyarakat, dan menghadirkan perubahan,” tuturnya.

Dari sisi realisasi anggaran, Batam juga tampil impresif. Pada Triwulan I Tahun Anggaran 2025, pendapatan daerah mencapai 32,80 persen—menempatkan kota ini di posisi kelima nasional. Sementara realisasi belanja mencapai 22,51 persen, duduk di posisi kesembilan. Sebuah harmoni antara penerimaan dan pengeluaran, yang menunjukkan kemampuan tata kelola yang stabil dan terukur.

Di tengah arus zaman yang bergerak cepat, Batam meneguhkan diri sebagai kota yang tak hanya tumbuh, tetapi juga tangguh. Kota ini tak sekadar membangun gedung dan jalan, melainkan merangkai harapan melalui kemandirian. Sebuah langkah indah menuju masa depan yang lebih berdaulat.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB