Jejak Hijau di Kwala Bekala: BTN dan Medan Rayakan Hari Bumi dengan Aksi Nyata

- Publisher

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, Pietra Machreza Paloh, bersama jajaran direksi BTN di peringatan Hari Bumi Sedunia. Foto: Instagram @ricowaas

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, Pietra Machreza Paloh, bersama jajaran direksi BTN di peringatan Hari Bumi Sedunia. Foto: Instagram @ricowaas

INIKEPRI.COM – Minggu pagi, 18 Mei 2025, udara di kawasan Jalan IDI Raya I, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, terasa lebih segar dari biasanya. Di bawah langit cerah, ratusan orang berkumpul bukan untuk merayakan pesta atau festival, tetapi untuk satu misi mulia: menanam kehidupan demi menyelamatkan bumi.

Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, Pietra Machreza Paloh, bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan jajaran direksi BTN, memimpin aksi penanaman ribuan bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional 2025.

Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan sebuah langkah nyata yang menyuarakan kegelisahan terhadap kerusakan lingkungan dan panggilan untuk membangkitkan kembali kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Kolaborasi untuk Bumi yang Lebih Hijau

Aksi ini bukan kerja satu pihak semata. Kerja sama lintas sektor memperkuat semangat kegiatan, melibatkan Pemkot Medan, Forum Komunitas Puspa Medan, DPW GARPU Sumut, Komunitas Creative Anak Muda (CREAM), Best Friend Community (BFC), Bank Sampah New Normal, serta para aktivis lingkungan dari berbagai penjuru kota.

Dalam sambutannya, Pietra Machreza Paloh menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang tidak boleh ditawar.

BACA JUGA:  Pietra Paloh Minta Kader NasDem Bijak Sikapi Dinamika Informasi dan Pemberitaan Politik

“Kita perlu mensosialisasikan bagaimana pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan literasi yang benar,” tegas Pietra, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum GARPU.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini adalah bentuk pengabdian kepada bumi—tanah tempat manusia berpijak, hidup, dan bermimpi.

Menurutnya, acara ini idealnya tak berhenti di Medan, melainkan menjadi gerakan masif yang menjalar ke seluruh pelosok negeri.

BTN: Inovasi Berkelanjutan dan Kepedulian Sosial

Di balik langkah menanam pohon, BTN juga membawa misi yang lebih luas. Pietra menjelaskan bahwa BTN telah menempatkan pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta inovasi bisnis berkelanjutan.

Tak hanya itu, BTN juga aktif menjadi mitra strategis bagi para pelaku UMKM, termasuk di Medan dan sekitarnya, melalui berbagai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembinaan usaha.

Sinergi antara pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi landasan kuat bagi perusahaan dalam membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Anak-anak kita harus bisa mengerti bahwa keberadaan pohon adalah hal penting untuk kehidupan. Kita harus memulainya dari usia dini,” ujar Pietra, menggarisbawahi pentingnya pendidikan lingkungan sejak kecil.

BACA JUGA:  Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh Apresiasi Visi Ekspansi Besar Winner Group 2025–2026

Ia pun menyoroti peran industri dan korporasi dalam mengedukasi masyarakat agar tak lagi memandang remeh pentingnya kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota: Siap Berkolaborasi untuk Lingkungan

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa pemerintah membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkolaborasi dengan para pegiat lingkungan.

“Kami mendorong komunikasi yang terbuka antara rekan-rekan aktivis lingkungan dengan pemerintah. Mereka adalah mata dan telinga kami di lapangan,” tutur Rico, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW GARPU Sumut.

Rico menyadari bahwa setiap daerah memiliki tantangan lingkungan yang khas. Oleh karena itu, masukan dari masyarakat dan komunitas sangat dibutuhkan agar kebijakan lingkungan yang diambil bisa tepat sasaran.

Ia pun menyinggung inisiatif gotong royong membersihkan sampah di aliran sungai yang telah digagas sebelumnya. Namun, Rico menegaskan bahwa kegiatan semacam ini tak boleh bersifat insidental.

“Produksi sampah terjadi setiap hari. Maka dari itu, gerakan menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan yang terus dipelihara,” katanya.

Sentuhan Sosial: Dari Aksi Tanam Pohon ke Dukungan UMKM

BACA JUGA:  Pekan Seni Negeri Laksamana Jilid III, Kacip Tembaga Teguhkan Identitas Budaya Melayu

Usai menanam bibit pohon, Pietra dan Rico melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, mereka juga mengunjungi stan-stan UMKM binaan BTN serta gerai BTN yang hadir di lokasi. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa kegiatan lingkungan tidak terlepas dari pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti anggota DPRD Kota Medan dari Partai NasDem, Saipul Bahri dan M. Afri Rizki Lubis, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Defri Noval Pasaribu. Hadir pula jajaran pengurus DPW GARPU Sumut dan para undangan lainnya.

Menanam untuk Masa Depan

Kehadiran pohon-pohon kecil yang kini berakar di tanah Kwala Bekala adalah simbol dari harapan besar. Mereka akan tumbuh, meneduhkan, menyaring udara, dan menjadi saksi bisu atas ikhtiar manusia yang tak ingin kehilangan rumahnya—bumi ini.

Dalam dunia yang terus berubah dan dipenuhi tantangan ekologis, aksi menanam pohon bukanlah sekadar menancapkan bibit ke tanah, melainkan menanam nilai, kepedulian, dan masa depan. Sebab, seperti pepatah lama,

“Orang bijak menanam pohon walau ia tahu tak sempat berteduh di bawahnya.”

Penulis : IZ

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital
Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kepri Berpotensi Hujan, Natuna Berstatus Warning
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:42 WIB

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:24 WIB

STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:16 WIB

Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci

Berita Terbaru