Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah

- Publisher

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menghadiri kunjungan kerja Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert, sekaligus menyaksikan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTGU Batam 3 dan Batam 4 di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor Korporat PLN Batam, Kamis (16/7/2026). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menghadiri kunjungan kerja Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert, sekaligus menyaksikan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTGU Batam 3 dan Batam 4 di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor Korporat PLN Batam, Kamis (16/7/2026). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menyambut positif penambahan kapasitas pasokan listrik sebesar 2 x 150 megawatt (MW) melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam 3 dan Batam 4. Tambahan daya tersebut dinilai akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan daya tarik Batam sebagai tujuan investasi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menghadiri kunjungan kerja Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert, sekaligus menyaksikan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTGU Batam 3 dan Batam 4 di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor Korporat PLN Batam, Kamis (16/7/2026).

Perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Utama Dalle Energy Batam, Imron Gazali, dan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, serta disaksikan langsung oleh Duta Besar Swedia untuk Indonesia.

BACA JUGA:  Arkana Showroom Tawarkan Mobil Bekas Berkualitas di Kota Batam

Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Swedia terhadap pengembangan sektor energi di Batam.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat datang kepada Yang Mulia Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert. Terima kasih kepada Pemerintah Swedia yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam mendukung investasi di Kota Batam,” ujarnya.

Menurut Firmansyah, ketersediaan energi yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga pertumbuhan investasi dan mendukung pembangunan daerah. Seiring berkembangnya kawasan industri dan meningkatnya kebutuhan listrik, Batam memerlukan pasokan energi yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Ia menilai tambahan kapasitas listrik sebesar 300 MW akan menjadi penguat bagi berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

BACA JUGA:  Gowes Bersama Warga, Amsakar dan Li Claudia Dorong Budaya Hidup Sehat di Batam

Selain mendukung sektor industri, tambahan pasokan listrik juga diyakini akan memperkuat pengembangan kawasan ekonomi digital, termasuk data center yang terus berkembang di Nongsa Digital Park.

“Kehadiran tambahan pasokan listrik ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Batam. Keandalan pasokan listrik dan air menjadi keunggulan penting yang dimiliki Batam dalam mendukung iklim investasi,” kata Firmansyah.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan pertumbuhan industri, investasi, kawasan digital, hingga meningkatnya kebutuhan masyarakat membuat penguatan sistem kelistrikan menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Menurutnya, PLN Batam terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, mulai dari sektor pembangkitan, transmisi, distribusi hingga peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

BACA JUGA:  Warga Bengkong Kompak, Amsakar Semangat: Batam Bisa Lebih Hebat

“Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam. Ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN Batam dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Kwin Fo

Ia menambahkan, kolaborasi antara penyedia energi, pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis menjadi kunci untuk memastikan kebutuhan energi Batam di masa depan dapat dipenuhi secara andal, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan tambahan kapasitas 300 MW tersebut, Batam diharapkan semakin siap mengakomodasi pertumbuhan investasi, memperkuat kawasan industri, serta menopang pengembangan ekonomi digital yang menjadi salah satu sektor unggulan kota tersebut.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan
Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata
Pembangunan SMKN 13 Dimulai, Amsakar Tegaskan SDM Unggul Jadi Prioritas Batam

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru