Pemprov Kepri Jajaki Peluang Ekspor Produk Perikanan ke Pasar Amerika Serikat

- Publisher

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dengan Mr. Thomas James Kraft, Senior Adviser Norpac Fisheries Export sekaligus CEO TJKraft, di Rupatama Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Audiensi Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dengan Mr. Thomas James Kraft, Senior Adviser Norpac Fisheries Export sekaligus CEO TJKraft, di Rupatama Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mengupayakan pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dilakukan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dengan Mr. Thomas James Kraft, Senior Adviser Norpac Fisheries Export sekaligus CEO TJKraft, di Rupatama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa (20/5).

Pertemuan ini membahas potensi kerja sama ekspor komoditas kelautan dan perikanan Kepri menuju pasar Amerika Serikat. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi forum untuk menggali peluang peningkatan nilai tambah produk melalui pengolahan hasil perikanan secara lokal, sekaligus membangun jejaring bisnis antara pelaku usaha di Kepri dengan mitra internasional seperti Norpac.

Wakil Gubernur Nyanyang menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Kepri tengah mempercepat implementasi konsep pembangunan ekonomi biru dengan tajuk “Merajut Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia”. Konsep ini dikembangkan sejalan dengan program nasional ekonomi biru dan selaras dengan berbagai kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

BACA JUGA:  Rasio Elektrifikasi di Kepulauan Riau Capai 99,10 Persen

“Fokus kami antara lain pada ketahanan pangan laut, ekspor hasil perikanan budidaya dan produk olahan, pengembangan kampung perikanan budidaya, kawasan aquaculture estate yang berkelanjutan, serta penciptaan sentra-sentra pengolahan hasil kelautan dan perikanan,” ujar Nyanyang.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT. Bintan Inti Gemilang (PT BIG) yang telah memulai pengolahan dan ekspor produk perikanan dari Kabupaten Bintan. Keberadaan fasilitas ini dinilai telah menciptakan peluang kerja dan memberikan dampak positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap tercipta diskusi dan business matching yang produktif antara Norpac Fisheries Export dan para pemangku kepentingan di Kepri. Harapannya, kita dapat mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi bersama, serta memperbanyak kisah sukses ekspor produk olahan perikanan dari Kepulauan Riau ke pasar global,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Rumah Singgah Provinsi Kepri, Terbukti Meringankan Beban Masyarakat dan Meningkatkan Akses Kesehatan

Sementara itu, Mr. Thomas James Kraft dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya keberimbangan antara pelestarian sumber daya laut dengan penciptaan peluang ekonomi di komunitas pesisir. Proyek yang dijalankan Norpac di Kepri bertujuan untuk menambah nilai produk laut secara lokal, membuka lapangan kerja berkualitas, dan mengumpulkan data ilmiah guna menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

“Selama puluhan tahun, ikan hasil tangkapan nelayan kecil di Kepulauan Riau diekspor dalam bentuk utuh tanpa memberi nilai tambah signifikan bagi komunitas lokal. Proyek ini mengubah realitas itu, dengan membangun fasilitas pengolahan dan infrastruktur teknis yang memungkinkan produk Kepri bersaing di pasar global,” jelas Thomas.

Ia memaparkan, dengan sekitar 2.500 kapal ikan dan rata-rata 15 awak per kapal, ada lebih dari 37.500 mata pencaharian yang bergantung pada sektor perikanan ini. Melalui fasilitas PT BIG, sebanyak 60 tenaga kerja lokal telah direkrut dengan posisi mulai dari tenaga pengolah profesional, supervisor, manajer, hingga ahli teknologi, keuangan, dan logistik.

BACA JUGA:  Inspektorat Daerah Kepri Mulai Turun ke Pemko Tanjungpinang, Seluruh OPD Diminta Kooperatif Terkait Data

“Dengan memperhitungkan anggota keluarga dari para pekerja dan mitra jasa, proyek ini diperkirakan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi lebih dari 39.000 jiwa di wilayah ini,” tambah Thomas.

Pelepasan ekspor perdana kontainer produk olahan dari PT BIG pun telah dilakukan dengan disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bupati Bintan, pejabat kelautan, dan lembaga pembangunan. Dukungan pemerintah di berbagai level ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan dan keselarasan visi untuk mewujudkan transformasi industri perikanan berbasis lokal.

Hadir dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Said Sudrajad, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Aries Fhariandi, Kepala BPPMHKP Tanjungpinang, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri Satpel Bandara RHF Tanjungpinang, Ketua HNSI Kabupaten Bintan, serta Pimpinan PT. Bintan Inti Gemilang.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis
Pelepasan 15 Calon Jamaah Haji Belakang Padang Berlangsung Khidmat
Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Batam Dorong Perempuan Kuasai Ruang Strategis
Batam Terapkan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Kinerja dan Layanan Harus Tetap Optimal
Wali Kota Batam Dorong Penguatan Peran LAM dalam Ranperda
Pulau Penyengat Kian Bersinar, Destinasi Sejarah yang Dorong Ekonomi Kepri
Pemkab Lingga Prioritaskan THR ASN Lewat Kerja Sama dengan BRK Syariah
Kasus BBM Subsidi di SPBU Temiang, Sosok “Herman” Masih Tanda Tanya

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:55 WIB

Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 12:23 WIB

Pelepasan 15 Calon Jamaah Haji Belakang Padang Berlangsung Khidmat

Selasa, 21 April 2026 - 11:52 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Batam Dorong Perempuan Kuasai Ruang Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 08:02 WIB

Batam Terapkan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Kinerja dan Layanan Harus Tetap Optimal

Senin, 20 April 2026 - 18:52 WIB

Wali Kota Batam Dorong Penguatan Peran LAM dalam Ranperda

Berita Terbaru